Palembang, Sumselupdate.com – Selama pandemi virus Corona atau Covid-19, kegiatan dan jadwal akademik di Universitas PGRI Palembang berjalan seperti biasa atau normal meski dilakukan secara on line atau daring.
Mahasiswa dan dosen Universitas PGRI Palembang tetap melakukan aktivitas perkuliahan dan kegiatan akademik lain melalui zoom meeting atau virtual conference, Sisfo, WA, e-mail, dan video call,

Pun dengan ujian seminar proposal skripsi untuk mahasiswa Strata Satu (S1) dan seminar proposal tesis untuk mahasiswa Pascasarjana (S2) dilaksanakan sesuai jadwal.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, MM, MSi, Selasa (28/4/2020) mengatakan, kegiatan dan jadwal akademik akan terus berjalan sesuai dengan aturan selama pandemi Covid-19.
Menurut Rektor, kegiatan akademik harus berjalan dengan maksimal agar tidak menghambat perjalanan mahasiswa, apalagi untuk mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi maupun mahasiswa Pascasarjana yang hendak seminar proposal tesis.
Rektor juga mengatakan bahwa pelaksanaan ujian seminar proposal ini tetap dilaksanakan seperti biasanya hanya saja untuk kali ini dilaksanakan secara on line.
“Ini pertama kalinya ujian seminar proposal dilakukan secara online karena sesuai dengan aturan dari pemerintah selama pandemi Covid-19 ini terjadi. Sebenarnya mekanismenya hampir sama dalam pelaksanaan ujian seminar proposal secara off line di kampus,” jelas Rektor yang saat itu didampingi Wakil Rektor I Universitas PGRI Palembang, Dr Yasir Arafat, MM.
Senada dikatakan Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang, Dr Dessy Wardiah, MPd bahwa selain telah menerapkan blended learning, micro teaching virtual, ujian seminar proposal juga akan dilaksanakan secara daring.
“Semenjak wabah ini terjadi, dalam mengurangi penyebarannya kami sudah sejak lama menerapkan blended learning, micro teaching virtual dan sekarang akan melaksanakan ujian seminar proposal bahkan ujian skripsi secara on line. Kami akan terus memantau dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada mahasiswa selama proses belajar mengajar dilaksanakan secara daring,” pungkasnya.
Meski secara daring, menurut Dessy, mekanisme mahasiswa yang akan mengikuti ujian seminar proposal tetap sama dengan off line yakni harus mengikuti mekanisme yang telah ditentukan.
Mekanisme itu di antaranya telah mendapatkan persetujuan seminar proposal oleh pembimbing melalui on line
Di mana teknisnya dengan melakukan verifikasi kepada ketua program studi (prodi) untuk mendaftar seminar proposal dengan mengirimkan screenshot (bukti percakapan on line) persetujuan seminar proposal dari pembimbing utama dan pembimbing pendamping.
Setelah itu mahasiswa dapat mendaftar seminar proposal kepada petugas prodi melalui e-mail atau WhatsApp dengan memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.
Setelah melakukan pendaftaran, ketua prodi mengatur jadwal pelaksanaan ujian seminar proposal secara on line menggunakan aplikasi zoom, whatsapp atau aplikasi lain yang mendukung.
Demikian juga dengan Program Strata 2 (S2) seperti yang diungkapkan oleh Ketua Prodi Bahasa Inggris, Artanti Puspita Sari, Ph.D, Dr Happy Fitria, MPd selaku Ketua Prodi Manajemen Pendidikan, dan Ketua Prodi Bahasa Indonesia, Dr Yessi Fitriani, MPd, perkuliahan dan kegiatan akademik lainnya dilakukan dengan sistem on line atau daring.
Seperti pada Rabu (29/4/2020) besok, mahasiswa PPs Prodi Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Bahasa Inggris akan mengikuti seminar proposal tesis via WhatsApp, video call, e-mail atau video conference lainnya.
Untuk Prodi Pendidikan Bahasa Inggris akan diikuti mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai daerah di Sumsel.
Di antara mahasiswa yang akan mengikuti seminar proposal tesis itu adalah dari Palembang, Tungkal Jaya Muba, Kecamatan Lais Muba, dan Kota Sekayu, Kabupaten Muba.
Sedangkan Prodi Manajemen Pendidikan, seminar proposal tesis diikuti sebanyak sepuluh mahasiswa dengan sembilan pembimbing. (edo)











