Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Pandemi virus Corona atau Covid-19 di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tampaknya terjadi peningkatan tindak kriminalitas.
Para pelaku kejahatan saat ini tampaknya lebih menyasar kotak amal di berbagai masjid.
Dari catatan yang dirangkum Sumselupdate.com dalam tiga hari terakhir sudah tiga masjid kotak amalnya dibobol pencuri.
Aksi pencurian kotal amal pertama terjadi di Masjid Ar-Rahmah di Jalan Tanjung Barangan, RT04, RW03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat Ilir, Kota Palembang.
Aksi pencurian kotak amal yang terekam jelas di kamera CCTV, terjadi pada Sabtu (16/5), sekitar pukul 23.40 WIB.
Dalam aksinya, pelaku yang beraksi seorang diri itu nekat menggondol kotak amal berukuran cukup besar dan berat yang terbuat kayu serta bertiang itu dengan sepeda motornya.
Aksi pencurian kotak amal kedua terjadi di Masjid Al-Ittifaq yang berada di Jalan Tanjung Barangan RT02, RW03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang pada Minggu (17/5/2020), sekitar pukul 05.30.
Pada kasus kedua ini, pelaku yang beraksi seorang diri ini tidak menggondol kotak amal, namun hanya mengambil uang sebesar Rp800 ribuan.
Modus pelaku dalam beraksi dengan melumerkan gembok di kotak amal itu dengan cairan kimia.
Ketua Masjid Al- Masjid Al-Ittifaq, Ustadz Amir Hayat mengatakan, aksi pencurian kotak amal ini terjadi usai warga menunaikan shalat subuh.
Menurutnya, kotak amal yang terbuat dari besi diletakkan di luar masjid. Supaya aman, kotak amal itu selain digembok, juga dipasangi rantai.
Amir Hayat mengatakan, aksi pelaku terekam kamera CCTV dari rumah warga yang berada di dekat masjid tersebut.
“Mungkin pelaku menggunakan cairan kimia, sebab kondisi gembok berhamburan. Ke depan kita pasang kamera CCTV di sekitar masjid untuk mengantisipasi aksi pencurian ini terulang,” ujar Amir Hayat.
Sementara itu, pencurian kotak amal paling teranyar terjadi pagi tadi, Senin (18/5/2020), sekitar pukul 09.45 WIB, di Masjid Silahturrahmi yang terletak di Jalan Sukamaju, Kelurahan Suka Bangun, Kecamatan Sukarami, Palembang.
Aksi pencurian kotak amal ini terekam juga dalam kamera pengintai dan kini beredar luas di media sosial.
Seorang warga bernama Zulfikri Kurniawan (18) mengaku, sebelum kejadian dia melihat seorang pria berusia muda menggunakan sepeda motor, mondar-mandir di sekitar masjid.
“Ku liat tadi dia datang menggunakan motor Honda PCX masuk ke dalam (Masjid –red). Tak lama kemudian kotak amal sudah tergeletak, dengan posisi terbuka, dan gembok patah,” ujarnya saat ditemui Sumselupdate.com di lokasi kejadian.
Zulfikri mengaku, setelah melihat kotak amal rusak, dia langsung melihat rekaman CCTV. Benar saja pria yang dilihatnya itu adalah pelakunya.
Diketahui darinya jumlah uang yang digondol pelaku di dalam kotak amal itu diperkirakan sekitar Rp2 juta hingga Rp-3 juta.
“Kotak amal tersebut adalah kotak amal untuk yatim piatu yang jumlahnya sekitar dua sampai tiga juta. Biasanya kami buka kotak amal itu per tahun jumlah sekitar Rp10 jutaan,” katanya.
Menurut dia, kejadian tersebut rencananya akan dilaporkannya ke pihak yang berwajib, karena sudah meresahkan dan terjadi untuk kedua kalinya. (ris/edo)











