Muarabeliti, Sumselupdate.com – Peringatan Hari Kelahiran Pancasila sekaligus apel pagi dilangsungkan di halaman Pemkab Mura, Senin (17/6/2019). Upacara dipimpin langsung Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan.
Dalam apel tersebut, Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan berharap agar ASN memiliki inovasi dan menemukan cara baru dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Selain memacu semangat inovasi, juga bertujuan untuk menjalin komunikasi antara pegawai, dan juga pimpinan, serta meningkatkan rasa tanggung jawab dan loyalitas terhadap tugas yang kita emban dalam rangka mencapai prestasi kerja,” ujar Hendra Gunawan.
Dikatakan Bupati, Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di mana Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para pendiri bangsa merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan yang Maha Esa buat bangsa Indonesia.
“Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi ke-Indonesiaan baik secara bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” katanya.
Dilanjutkannya, Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif.
“Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus-menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah.
Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan Bhinneka Tunggal Ika.
Ditambahkannya, Peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan Piagam Jakarta oleh panitia keci” tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945.
“Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus-menerus,” tegasnya.
Kemudian dengan merayakan hari kelahiran Pancasila, dia mengajak mebangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.
Pancasila sebagai ‘leitstars dinamis’ bintang Penuntun mengandung visi dan misi Negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan.
“Sebagai energi positif bangsa, Pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Melalui Peringatan hari kelahiran Pancasila ini masih kata Bupati, perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi politik harapan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan terus konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagian seluruh bangsa Indonesia.
“Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila,” pungkasnya.
Upacara peringatan yang dihadiri Sekda Mura, EC Priskodesi, Kasubbag TU Kantor Kementwerian Agama Kabupaten Mura, M Rais, serta unsur tripika, yakni Polri, TNI dan Basarnas serta seluruh jajaran pegawai dan staf di lingkup Pemkab Mura, pelajar, dan mahasiswa, berjalan dengan khidmat. (ain)











