Palembang, Sumselupdate.com – Dunia pendidikan dibuat heboh siang ini dengan tertangkap tangannya salah satu pejabat Dinas Pendidikan Sumsel oleh Operasi Tangkap Tangan (OTT) Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Ketua PGRI Sumsel, Ahmad Zulinto mengaku sangat prihatin terkait kejadian ini. Menurut Zulinto, terkait OTT yang berkenaan dengan sertifikasi guru ini, semestinya tidak boleh dipermainkan, dipotong, ataupun diambil-alih oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
“Doa guru itu paling makbul, jadi jangan dilecehkan,” ujar Zulinto, Kamis (20/7/2017).
Selaku ketua PGRI, Zulinto menyebutkan, jika PGRIpun ikut berperan dalam memperjuangkan peran guru untuk mendapatkan dana sertifikasi.
“Jadi itu sudah ada UU-nya, dan kita ikut berperan. Dana sertifikasi ini diperjuangkan bagi guru SD sampai guru SMA di perguruan tinggi. Jadi kami berharap jangan ada penyunatan baik dari dinas provinsi ataupun pihak-pihak lainnya,” jelasnya.
Zulinto yang juga menjabat sebagai Kepala Disdik kota Palembang mengatakan, selama pengelolaan SMA/SMK di Disdik Palembang, tidak pernah terjadi keterlambatan terkait dana sertifikasi ini.
“Uang sertikasi itu sebenarnya sudah ada di kas daerah. Jika memang sudah selesai administrasinya, ya harus cepat dibayarkan, jangan ada hal-hal lain yang dipersulit. Kalau begitu juga, mungkin, sistem di pemerintahannya yang salah,” tegasnya. (sbw)











