Baturaja, Sumselupdate.com – Jika sebelumnya kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mampu mengirim perwakilan Paskibraka sampai ke tingkat nasional, namun tahun ini Dinas Pemuda dan Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar), di bawah pimpinan Paisol Ibrahim selaku kepala dinas setempat, harus merelakan kesempatan itu ke daerah lain. Pasalnya, OKU gagal mengirimkan perwakilan Paskibraka ke tingkat nasional di tahun 2016 ini.
“Tahun ini kita hanya mampu mengirim dua perwakilan paskib OKU untuk tampil di tingkat Provinsi Sumsel. Untuk Paskib tingkat nasional kita gagal, dan harus mengikhlaskan ke daerah lain,” kata Kabid Pemuda, Disporabudpar OKU, Iwan Setyawan saat dibincangi, Selasa (24/5).
Untuk mewakili Sumsel ke Paskibraka Nasional saat ini ada empat orang. Itu pewakilan dari Palembang, Prabumulih, Ogan Ilir (OI), dan Pagaralam. Dari empat itu kata Iwan, akan diambil dua orang.”Sekarang saya dengar masih seleksi,” tuturnya.
Kegagalan ini diakui Iwan dikarenakan, persaingan tahun ini luar biasa beratnya untuk ke tingkat nasional. Di samping kemampuan intlektual, fisik, kesehatan, dan penampilan juga menjadi penilaian.
“Kekalahan kita pertama, yakni paskib putra rata-rata sudah kelas 2 SMA itu tidak boleh seleksi untuk Paskibraka tingkat Nasional. Untuk paskib putri sebenarnya perwakilan OKU cukup bagus, namun perwakilan dari SMA 17 itu, lebih bagus,” ungkapnya.
Meski gagal mengirim paskibraka ke tingkat nasional tahun ini, kata Iwan OKU berhasil mengirim dua orang paskibraka untuk tingkat Provinsi Sumsel, dan saat ini masih dalam tahap pelatihan.
“Sekarang ini Paskibraka OKU fokus latihan. Mulai turun ke Taman Kota. Pada bulan puasa nanti volume latihan dikurangi jadi satu minggu tiga kali. 29 Juli masuk barak karantina sampai 18 Agustus,” ungkapnya. (yan)











