Laporan: Marwan Ashari
Lubuklinggau, sumselupdate.com – Oknum Honorer Rumah Sakit (RS) Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau, Herman (35) warga Jalan Lakitan RT.05 Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, ditangkap Tim Macan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau.
Pelaku ditangkap diduga mencabuli anak laki-laki masih di bawah umur masih seorang pelajar inisial MDAS (13).
Setelah memeriksa saksi dan olah TKP, Tim Macan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 23.00 WIB tanpa perlawanan.
Penangkapan tersangka sesuai dengan – LP/B-201/IX/2022/SPKT/POLRES LBK.LINGGAU/POLDA SUMSEL Tgl 15 Sept 2022.
Peristiwa terjadi Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIB, bermula dari pelaku mengajak korban menuju ke ruang jaga perawat. Saat itu korban sedang menjaga ayuknya yakni Lusiana Artanti di RS San.
Sesampainya di ruangan tersebut, kemudian pelaku memegangi dan meraba-raba buah zakar dan alat kelamin korban. Setelah kejadian korban memberitahukan kepada orang tuanya dan selanjutnya melaporkannya ke Polres Lubuklinggau untuk ditindak lanjuti.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, S.ik didampingi Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara, SH.MH mengatakan, setelah mendapat laporan tentang telah terjadinya perbuatan cabul tersebut. Kemudian, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 23.00 WIB, setelah mendapatkan info yang akurat Tim Macan Polres Lubuklinggau dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Robi Sugara, SH.MM didampingi Kanit Pidum Ipda Jemmy Amin Gumayel, SH dan Kanit PPA Aipda Christin Caroli, SH langsung mendatangi TKP dan Tim Ident Inafis melakukan Olah TKP dan melakukan interogasi awal terhadap saksi dan korban. Berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Kemudian Tim Macan Linggau langsung bergerak cepat mengamankan tersangka.
Ketika diamankan tersangka mengakui jika telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban. Lalu tersangka dibawa dan diamankan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Lubuklinggau guna dilakukan Pemeriksaan secara intensif. (**)











