Dijelaskannya dari penderita penyakit yang dimaksud tidak semuanya terkena ISPA, ada yang hanya flu atau influenza saja. Akan tetapi masih masih masuk dalam kategori saluran pernapasan. “Ya memang tidak semuanya mengidap penyakit ISPA, namun hanya saja masuk dalam kategori penyakit saluran pernapasan,” jelas Haris.
Selain itu untuk penyakit kulit, baik itu alergi, maupun gatal-gatal yakni sebanyak 57 orang, dengan rincian Januari 19 orang, Februari 15 orang dan Maret 23 orang. Disusul penyakit diare sebanyak 16 orang Januari 4 orang, Februari 4 orang dan Maret 8 orang.
“Sedangkan penderita penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) ada 8 orang, Januari 1 orang, Februari 5 orang dan Maret 2 orang,” bebernya.
Ia menuturkan semua penderita penyakit setiap bulan direkap dan disampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muratara.
Dalam hal kedisiplinan juga, lanjutnya, dalam segi kedisiplinan tidak ada kata tolerir, dan harus terus ditingkatkan.
Kembali kepada penyakit, kita terus mensosialisasikan agar masyarakat menjalani pola hidup bersih, dengan menjaga lingkungan, baik dilingkungan pribadi maupun lingkungan masyarakat umum.











