Mura Optimis Penderita Filariasis Turun di Bawah 1 Persen

Selasa, 3 Oktober 2017

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas (Mura) optimis tahun 2020 mendatang akan bebas dari penyakit Filariasis (kaki gajah). Sehingga terlepas dari daerah endemis penyakit kaki gajah (Filariasis).

Berdasarkan hasil Survey Kementerian Kesehatan RI 2010 lalu, angka filariasis di Mura mencapai 19,6 persen. Diharapkan angka ini turun hingga di bawah 1 persen, bahkan Mura bebas dari penyakit ini pada 2020 mendatang.

Read More

Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menegaskan, program ini dimulai sejak 2015 lalu atau saat ini sudah memasuki tahun ke tiga dan akan berakhir pada 2019 mendatang.

Dijelaskannya, penyakit kaki gajah atau filariasis ini merupakan momok menakutkan dan merupakan ancaman serius untuk mewujudkan Program Mura Sempurna Sehat, maka Bupati mengharapkan seluruh masyarakat dapat manfaatkan program ini untuk mencegah terjangkit penyakit kaki gajah.

Berdasarkan hasil survey Kemenkes RI 2010 itu, penderita kaki gajah yang terdeteksi sebanyak 29 kasus, terbagi atas 20 kasus di Lubuk Pauh, 5 kasus di Desa Pelawe kecamatan BTS Ulu, dan 4 kasus di Desa Muara Megang Kecamatan Megang Sakti.

Dengan tingginya angka ini, pemerintah pusat menetapkan Kabupaten Mura menjadi endemis Filariasis.

Dilanjutkan Bupati, selain mengonsumsi obat yang disediakan untuk mencegah penyebaran penyakit ini, diharapkan masyarakat dapat memulai cara pola hidup sehat dan mencegah berkembangnya nyamuk, mengelolah sampah yang baik, serta lainnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Musirawas dr Hj Noviar Gunawan mengharapkan agar seluruh masyarakat dapat mengonsumsi obat pencegahan filariasis ini karena sangat bermanfaat untuk kelanjutan hidup.

Untuk memaksimalkan masyarakat mengkonsumsi obat ini, diharapkan seluruh organisasi kewanitaan mulai dari TPPKK Desa, Kecamatan, Dasawisma, Kelompok Masyarakat dan Pengajian serta lainnya ikut menyosialisasikan program ini sehingga target Mura bebas penyakit kaki gajah dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Musi Rawas drg Hj Mifta Hulummi, M.Kes melalui Sekertaris Dinkes, Muhammad Nizar, S.Km, MM menjelaskan target dari program ini atau jumlah masyarakat sasaran sebanyak 396.169 jiwa.

Untuk jumlah pos pelayanan yang melayani pemberian obat kaki gajah sebanyak 425 Pos Obat. Dinkes menargetkan program ini tercapai 100 persen dan batas waktu pelayanan selama Oktober.

Dijelaskan Nizar, untuk jenis dan jumlah obat digunakan yaitu Albendazole 435.740 tablet dan DEC 1.106.200 tablet.

Pencanangan Gerakan Musirawas Sempurna Sehat dan Makan Obat Pencegahan Penyakit Kaki Gajah secara Massal ini juga dihadiri oleh FKPD, OPD, Camat, Muspika dan Instansi terkait lainnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Musi Rawas dan Ketua TPPKK Musi Rawas bersama pimpinan OPD dan masyarakat menelan obat pencegahan kaki gajah. Selain itu juga diserahkan bantuan kepada masyarakat berupa makanan tambahan bagi ibu hamil yang mengalami kurang energi kalori (KEK), balita yang kurang gizi dan kloset. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts