Muchendi: Pemuda Motor Pergerakan!

Kayuagung, Sumselupdate.com — H Muchendi Mahzarekki Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel menilai pentingnya sinergitas pemuda, mahasiswa dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Hal tersebut disampaikan Muchendi dalam Focus Group Discussion (FGD) Ikatan Mahasiswa Ogan Komering Ilir (IMOKI) dengan tema “Pentingnya Sinergitas Pemerintah Kabupaten OKI dengan Mahasiswa dan Pemuda serta Silaturahmi Mahasiswa KKN yang ada di Kabupaten OKI”, di Warung Makan PM Kayuagung, OKI, Minggu (16/2/2020) malam.

Acara tersebut juga dihadiri Perwakilan Camat Kayuagung, Perwakilan Kesbangpol OKI, pengurus IMOKI, serta puluhan mahasiswa yang KKN di OKI.

Bacaan Lainnya

“Pemuda adalah motor pergerakan. Itu adalah peran anak muda dalam membangun bangsa,” ujar putra sulung H Ishak Mekki mantan Bupati OKI dua periode ini.

Artinya sambung politisi muda Partai Demokrat ini peranan Pemda terhadap organisasi pemuda dan mahasiswa sangat penting.

“Bagaimana Pemda sebagai pengayom, pelindung organisasi pemuda dan mahasiswa. Salah satu contoh IMOKI, tidak bisa berjalan maksimal kalau tidak disupport Pemda,” sambung mantan ketua KONI Kabupaten OKI ini.

Legeslatif DPRD Provinsi Sumsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) OKI dan Ogan Ilir ini juga berharap agar Pemda bisa memberikan support.

“Sudah barang tentu harus dibantu Pemda kegiataan apapun, tapi harus positif. Tanpa adanya peran pemerintah organisasi tidak bisa menjadi besar. Tapi organisasi mahasiswa dan pemuda juga harus punya legalitas,” tambah pemuda 31 tahun ini.

Koordinator Komisi V DPRD Provinsi Sumsel ini, juga meminta pada mahasiwa yang Kuliah Kerja Nyata (KKN) di OKI dapat membantu pembanggunan yang kini tengah berlansgung di desa-desa.

“Tentu di dalam KKN nanti banyak pembelajaran, membentuk pribadi kita,” sambung suami Ike Meilina ini.

Karena selama ini lanjut Muchendi mahasiswa lebih banyak bersosialisasi di lingkungan kampus saja. “Setelah turun ke masyarakat melalui KKN ini bakal menemui banyak person.

Mulai dari pekerja, petani maupun PNS, semua akan kita temui dalam KKN. Harapan setelah KKN akan menemui permasalahan, artinya mahasiswa bisa memberikan solusi,” tambah mantan wakil manajer Sriwijaya FC ini.

Adapun mahasiswa yang KKN di OKI diantaranya dari Universitas Islam Negeri Radan Fatah Palembang, Unsri, STIK Siti Khadijah, serta Universitas Islam OKI.

“Saya sebagai legeslatif, sebagai perpanjangan tangan dari OKI dan OI, apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan disampaikan ke Pemprov Sumsel. Harapan untuk teman-teman yang KKN di OKI bisa berproses lebih baik dalam menentukan masa depan,” pungkasnya.(tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.