Laporan Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com — Pemerintah kabupaten (Pemkab) Muaraenim menjadi tuan rumah dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Perindustrian, Rabu (09/03/2022) di Ballroom Hotel Grand Zuri Muaraenim.
Kadisperindag Provinsi Sumatera Selatan Ernila Nizar selaku Ketua Panitia menerangkan Rakor ini bertujuan untuk menyinkronkan perkembangan industri antara Pemprov dan kabupaten/kota se-Sumsel dengan peserta 65 utusan Disperindag se-Sumsel dan OPD terkait.
“Apresiasi kepada Pemkab Muaraenim dan bangga akan dukungan yang diberikan dalam kegiatan ini dan menurut kami Kegiatan ini mirip dengan Rakornas yang dihelat di Kementerian,” ungkapnya.
Masih kata Ernila, di kabupaten Muaraenim selain kegiatan ini akan ada dua kegiatan Provinsi akan digelar di Bumi Serasan Sekundang.
“Tiga kegiatan yang dilokasikan di kabupaten Muaraenim, satu di antaranya kegiatan Rakor ini dan duanya lagi kegiatan pengembangan industri kopi dan batik di tahun 2022,” terangnya.
Sementara, Gubernur Sumsel diwakili Plh Dharma Budi Asisten III Pemprov Pemprov akan terus melakukan akselerasi di dalam mewujudkan Sumsel Tangguh. Kemudian, hal ini didukung oleh peningkatan sektor industri guna dapat meningkatkan kesejahteraan.
“Pemprov Sumsel mengapresiasi pelaksanaan Rakor di Kabupaten Muaraenim yang kami terselenggara dengan sangat baik,” ujarnya.
Masih kata Dharma, kelemahan industri menengah adalah kurangnya pemahaman teknologi dengan adanya Rakor ini akan dapat meningkatkan kemampuan UKM.
“Berbagai produk IKM unggulan Kabupaten Muaraenim pun turut dipamerkan dalam Rakor yang berlangsung selama 3 hari ini,” jelasnya.
Pj Bupati Muaraenim H Nasrun Umar mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumsel yang telah memilih Kabupaten Muaraenim sebagai tuan rumah dalam Rakor ini.
“Kita berharap Rakor ini dapat memunculkan berbagai ide dan gagasan pembaruan melalui tukar-menukar pengalaman di daerahnya masing-masing sehingga dapat menjadi program strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun pembangunan daerah,” ujarnya.
Selanjutnya, Pj Bupati juga menyampaikan bahwa sektor perindustrian, khususnya industri kecil dan menengah (IKM) menunjukkan kinerja positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang secara umum mempunyai peranan sangat strategis bagi perekonomian Kabupaten Muaraenim.
“Pelaku IKM di Kabupaten Muaraenim terus tumbuh dan berkembang, setidaknya mengalami peningkatan sebesar 64,93% dari 1.370 usaha di tahun 2015 menjadi 2.110 di tahun 2021. Maka itu, ia menekankan bahwa Pemkab Muaraenim konsisten memberikan stimulus kepada para pelaku usaha, melalui alokasi dana bantuan peralatan usaha, pelatihan diversifikasi usaha maupun produk dan pembinaan terkait jenis usahanya,” pungkasnya.(**)











