Muaraenim Targetkan Penyerapan APBD 85 Persen

Jumat, 8 Desember 2017
Sekda Muaraenim H Hasanudin.

Muaraenim, Sumselupdate,comSekretaris Daerah Muaraenim H Hasanudin menyesalkan program kerja yang dijalankan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menumpuk diakhir tahun. Hal ini, ungkapnya dapat mengancam penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sehingga kurang maksimal atau mencapai tidak target di 2017 ini.

Menurutnya, program yang dijalankan OPD banyak terkonsentrasi diakhir triwulan, sehingga memungkinkan terganggunya proses penyerapan anggaran. Padahal, lanjut dia, program kerja diakhir tahun sangat beresiko karena mesti dijalankan segera mungkin dalam waktu singkat.

Read More

“Hal ini kembali jadi evaluasi kita, karena kegiatan program masih banyak menumpuk diakhir tahun, padahal jika dicermati ini cukup beresiko terganggunya penyerapan anggaran karena dijalan di waktu-waktu krusial,“kata Sekda saat diwawancarai awak media, beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Sekda menghimbau agar seluruh OPD fokus dan segera mengajukan tagihan kepada rekanan sesuai dengan kegiatan fisik maupun non fisik yang telah dijalankan. Selain itu, Sekda juga meminta OPD kembali tertib dan disiplin supaya pencairan dapat sesuai tahapan dan termin yang ditetapkan. “Jika sesuai tahapan kan bisa tahu dan segera dievaluasi, berapa anggaran total yang diserap maupun batal terserap,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap optimis target penyerapan APBD Muaraenim tahun 2017 sesuai target yakni 85 persen. Namun, Sekda belum mau mengungkap berapa persen anggaran yang sudah berhasil terealisasi. “Proses penyerapan APBD masih berjalan, kalau target kita 85 persen, tapi mudah-mudahan bisa capai 90 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sekda mengakui capaian penyerapan APBD akan ditentukan di minggu-minggu bulan Desember ini. Dia memprediksi proses penyerapan anggaran akan maksimal diakhir tahun karena proses pencairan akan lebih ramai dari bulan-bulan biasanya.

“Jadi kita sangat berharap di minggu-minggu terakhir bulan ini, OPD akan berlomba-lomba mencairkan kepada rekanan, namun ini pastinya akan membuat repot pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD),” tutupnya(azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts