Minggu Ketiga Februari, 17.800 Wartawan Seluruh Indonesia Disuntik Vaksin Sinovac

Suasana zoom metting sesi kedua Konvensi Nasional Media Massa yang bertemakan ‘Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19’, Senin (8/2/2021).

Laporan: Edwar Heryadi

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 17.800 wartawan di seluruh Indonesia akan disuntik vaksinasi Sinovac pada pekan ketiga Februari 2021.

Bacaan Lainnya

Kepastian vaksinasi kepada wartawan ini dikemukakan Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Internasional Dewan Pers, Agus Sudibyo dalam sesi kedua Konvensi Nasional Media Massa secara zoom metting yang bertemakan ‘Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19’, Senin (8/2/2021).

Konvensi dihadiri oleh ratusan peserta dari unsur wartawan, pemerintah hingga praktisi media. Pada konvensi ini terdapat dua kali sesi diskusi yang berlangsung dengan tema berbeda.

Pada sesi pertama pukul 08.00-12.00 WIB, Konvensi Nasional Media Massa dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) mengambil tema ‘Membangun Ekosistem Pers Nasional yang Berkelanjutan’ bersama Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Sementara narasumber yang dihadirkan yakni Menkominfo Johny G Plate, pengusaha media Hary Tanoesoedibjo, Media Siber Anthony Wonsono serta Komisi Persaingan dan Konsumen Australia (ACCC) Merrin Hambley.

Agus Sudibyo mengatakan vaksinasi untuk wartawan ini akan dibagi klaster per provinsi.

Maka dari itu, dia mengimbau seluruh wartawan di daerah untuk segera mendaftarkan diri kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Ikatan Jurnarlis Televisi Indonesia (IJTI).

Suasana zoom metting sesi kedua Konvensi Nasional Media Massa yang bertemakan ‘Pers Nasional Bangkit Dari Krisis Ekonomi Akibat Pandemi Covid-19’, Senin (8/2/2021).

“Terima kasih kepada pemerintah atas komitmennya. Tentu saja kami berharap bisa lagi lebih banyak dari itu, karena pekerja media itu bukan hanya wartawan. Dari satpam, bagian marketing hingga pemred itu merupakan bagian dari pekerja media,” harap Agus Sudibyo.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyebut ada tiga pelajaran yang dapat diambil media ketika menghadapi pandemi Covid-19. Pertama, yakni perubahan.

Menurut M Nuh, tidak hanya masyarakat dunia, media pun turut merasakan dampak pandemi virus Corona.

“Oleh karena itu mau tidak mau kita harus berubah,” kata Nuh di lokasi HPN Hall Putri Duyung, Ancol, Jakarta Utara seperti dilansir Antara.

Pembelajaran kedua yakni tentang kebersamaan dalam membangun optimisme. Hal itu perlu disyukuri, sebab insan pers terus menggelorakan optimisme dan empati publik.

Karena jawaban saat menghadapi persoalan besar kata M Nuh adalah adalah optimisme dan empati publik.

Terakhir, Nuh mengingatkan pentingnya bagi insan pers bagaimana cara mengolah data menjadi informasi sebagai pelajaran ketiga.

“Jangan sekali-kali media abai terhadap data, tidak mampu mengelola data menjadi informasi, sebab kalau hal itu terjadi justru tidak mencerdaskan kehidupan bangsa, malah bertindak membodohi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta selaku tuan rumah HPN 2021 mengaku Jakarta merasa terhormat saat ditunjuk menjadi tuan rumah Konvensi Media Nasional dan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, menyusul pandemi yang masih terjadi.

“Jakarta merasa terhormat, bahwa HPN 2021 diselenggarakan di Jakarta. Kita semua menyadari persis, bahwa suasana tahun 2021 ini. Ini event sangat berbeda dengan suasana sebelumnya, karena kita sedang menghadapi pandemi,” ujar Anies. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.