Miliki Aplikasi ‘Sapa Banyuasin’ dan e-Voting, Kemenkominfo Beri Penghargaan Untuk Pemkab Banyuasin

Kamis, 16 November 2017
Bupati Banyuasin SA Supriono menerima penghargaan dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten masduki bersama 24 kepala daerah lainnya di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Jakarta, Sumselupdate.com – Kabupaten Banyuasin kembali menorehkan prestasi, kali ini Pemerintah Kabupaten Banyuasin menerima penghargaan Smart City 2017 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia untuk aplikasi pilkades E-Voting dan Sapa Banyuasin serta keberhasilan menyusun suatu konsep Kabupaten Cerdas untuk 15 tahun ke depan.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada Bupati Banyuasin SA Supriono dalam acara Seminar & Penghargaan Menuju 24 kabupaten/kota Smart City 2017 di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Read More

Kabupaten Banyuasin termasuk dalam 24 kabupaten/kota yang terpilih di tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City di Kota Makasar tahun 2016 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, lalu telah berhasil menyusun Smart City masterpan.

 

Bupati Banyuasin SA Supriono (paling kanan), Plt Kadis Kominfo Banyuasin Erwin Ibrahim (dua dari kanan) berfoto bersama usai menerima penghargaan.

 

Di dalamnya terdapat berbagai program yang memanfaatkan teknologi untuk menjawab berbagai tantangan dan peluang di masing–masing daerah sampai 15 tahun ke depan.

Gerakan menuju 100 Smart City ini merupakan program bersama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kemendagri, Kemen PUPR, Bappenas, dan kantor staf kepresidenan dengan tujuan pemda dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Banyuasin SA Supriono yang diwakili oleh Plt Kadis Kominfo Erwin Ibrahim berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar & penghargaan gerakan menuju 100 Smart City 2017 menyampaikan bagaimana implementasi program – program di Kabupaten Banyuasin yang telah memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Kabupaten Banyuasin telah melaksanakan pilkades e-Voting terbanyak di indonesia dan telah mendapat pengakuan secara nasional baik dari rekor MURI maupun dari Kementerian Ristek serta Kementerian Kominfo, yang menjadi pilihan di dalam memperbaiki sistem demokrasi karena di dalamnya ada sistem aplikasi yang bisa digunakan masyarakat untuk memberikan hak suaranya dengan sangat transparan, akuntabilitas, cepat dan efisien,” kata  Erwin.

Tak sampai di situ, dalam acara yang dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Erwin juga menyampaikan dalam menuju Smart City, Pemkab terus melakukan berbagai perkembangan terhadap aplikasi Antara lain SAPA Banyuasin.

“Tahun 2017 ini kami punya SAPA Banyuasin, di mana aplikasi ini sebagai sistem untuk seluruh pegawai dan masyarakat umum dapat berinteraksi seperti media sosial lainnya, tiap pegawai dapat menyimpan file diberikan storage sampai 10 GB, men-share dokumen dan masyarakat juga dapat berkomunikasi langsung dg pejabat banyuasin,” kata Erwin lagi.

“Seperti hal nya aplikasi medsos, sapa menjadi pilihan bagi masyarakat banyuasin dan pegawai untuk saling berinteraksi dan berbagi,” tambahnya.

Pada kesempatan  itu, Erwin menawarkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir jika ingin mengaplikasikan Sapa Banyuasin bisa mengunduh di playstore pilih menu Sapa Banyuasin dan jalankan aplikasinya.

Erwin mengajak kabupaten/kota lain untuk dapat melihat langsung pemilihan kepala desa serentak secara e-Voting pada tanggal 16 november di 48 desa di Banyuasin.

Sementara itu, Bupati Banyuasin SA Supriono sangat menyambut baik penghargaan ini dan menyatakan bahwa konsep kabupaten cerdas ini menjadi landasan awal untuk mewujudkan Kabupaten Banyuasin yang cerdas, cerdas pelayanan publiknya, cerdas masyarakatnya, cerdas ekonominya, cerdas lingkungannya, cerdas kehidupan dan insfrastrukturnya serta cerdas budayanya.

Paling penting, menurut Supriono, komitmen bersama untuk berinovasi menciptakan pelayanan publik yang efesien, mudah, akuntabel dan transparan serta dapat langsung dirasakan oleh masyarakat salah satunya pelaksanaan pilkades e-Voting.

”Dengan adanya konsep kabupaten cerdas ini mempermudah Pemkab Banyuasin menuju kabupaten cerdas (Smart City) sampai 15 tahun ke depan,” pungkas Supriono usai setelah menerima langsung penghargaan dari Kepala Kantor Staf Kepresidenan. (ril/hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts