Palembang, Sumselupdate.com– Meski kalender hari ini (Rabu, 17/8) tercatat libur nasional, ini tidak membuat sang ayah, sebut saja Soleh (42), untuk libur mengantarkan anaknya, Naufal (12), ke sekolah. Pukul 06.00 pagi, sang ayah ini pun dengan menaiki sepeda motor bergegas menuju SD Muhammadiyah 6 Palembang.
“Anak aku tetap masuk sekolah. Dio nak melok upacara Agustusan di sekolahnyo. Aku senang-senang be ngantarkannyo, upacara ini kan bagus untuk didik dio cinta Negara Indonesia,” ujar Soleh kepada sumselupdate.com, Rabu (17/8).
Menurut Soleh, dia sangat setuju jika setiap hari Kemerdekaan RI, setiap sekolah melakukan upacara bendera. Ini diakuinya akan berdampak positif bagi penanaman jiwa nasionalisme pada diri anak.
Naufal, yang kini duduk di kelas VI SD, pun mengaku tetap bersemangat meski harus ikut Upacara 17 Agustus di hari libur.
“Idak kesel, malah senang Om. Kata guru, upacara ini kan untuk mengenang hari kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Aku itu hafal dan senang nian kalo nyanyi tujuh belas agustus tahun empat lima”, ujar Naufal saat hendak pergi ke sekolah.
Semarak HUT RI memang tidak saja terlihat di istana negara, kantor-kantor instansi, dan sekolah. Di desa dan kampung-kampung, serta di RT/RW dalam kota juga terlihat semarak kemerdekaan itu dengan beragam kegiatan atau lombanya.
Di lingkungan RT 63 RW 09 Kelurahan Sukajaya, Sukarami, Palembang misalnya, terlihat beragam lomba digelar sejak pukul 09.00 pagi hari ini. Ada lomba untuk anak-anak, lomba ibu-ibu, dan lomba tarik tambang untuk bapak-bapak. Suasana pun terlihat cukup meriah, lengkap dengan atribut merah-putih yang menegaskan semangat kemerdekaan dan keindonesiaan.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga RT 63 RW 09 ini selalu merayakan Agustusan. Selain lomba hari ini, minggu depan hingga akhir Agustus masih ada kegiatan seperti jalan santai, senam aerobic, lomba gaple, dan malam hiburan rakyat. Perayaan ini memang sederhana. Tetapi kami bangga karena semua biayanya murni swadaya masyarakat,” ujar Ketua RT 63 Yarkasih.
Yarkasih menuturkan, kegiatan 17 Agustus di RT-nya ini sebagai bentuk gembira dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu dengan berbagai pengorbanannya, baik harta maupun nyawa.
Selain itu, lanjut Yarkasih, kegiatan tersebut diharapkan dapat mengingatkan generasi penerus untuk tetap menjaga dan mengisi kemerdekaan.
“Kita sebagai generasi penerus punya kewajiban untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan ini. Dirgahayu RI ke-71. Semoga rakyat ini tambah makmur,” pungkasnya. (shn)











