Meresahkan,  Dinsos Segera Tertibkan Anjal dan Gepeng

Senin, 20 Mei 2019
Keberadaan Gelandangan dan Pengemis yang mulai meresahkan warga.

Pagaralam, sumselupdate.com – Upaya mewujudkan kenyamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat, jajaran Pemerintah Kota Pagaralam melaui Dinas Sosial setempat akan melaksanakan penertiban terkait maraknya anak jalanan (Anjal), gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang kerap mangkal di sejumlah pusat keramaian,” demikian dikemukakan Kepala Dinas Sosial Kota Pagaralam, Herawadi, SSos, Senin (20/5/2019).

Menurut Herawadi, memasuki pekan kedua bulan suci Ramadhan 1440 H, para gepeng terus bertambah di sejumlah pusat keramaian hingga mengurangi kenyamanan para pengunjung mengingat ulah para gepeng dan anak jalanan tersebut biasa meminta-minta sumbangan.

Read More

“Kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan Satuan Pol PP Kota Pagaralam guna mengambil langkah penertiban, karena keberadaan Gepeng dan Anjal di Bumi Besemah semakin marak hingga mengurangi kenyaman dan kemanan para pengunjung yang ada,” terangnya.

Sebagai langkah penertiban Gepeng dan Anjal yang bebas berkeliaran tersebut, lanjutnya, akan dilaksanakan pekan ketiga di bulan puasa hingga menjelang perayaan Idul Fitri.

“Mendekati perayaan Idul Fitri nanti, Kota Pagaralam harus sudah bersih dari keberadaan para Gepeng dan Anjal,” tegasnya, seraya menjelaskan bahwa memang sudah banyak laporan masyarakat yang mulai resah terhadap keberadaan mereka.

Meski begitu kata Herawadi, keberadaan gelandangan dan pengemis itu mayoritas datang dari luar Pagaralam.

Sepertinya kedatangan mereka itu dikoordinir oleh oknum yang memanfaatkan momentum di bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri mendatang untuk minta sumbangan.

“Semoga saja pelaksanaan penertiban dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa mengalami kendala yang berarti,” harapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, David (46) warga Talang Jeruk Kelurahan Sukorejo Kecamatan Pagaralam Utara ini pun merasa tak nyaman bila bertemu gepeng di sejumlah pusat meramaian yang meminta-minta.

Begitu pula anak jalanan banyak yang mengamen dengan cara bergantian dan tak jarang mereka ada yang memaksa para pengunjung agar memberinya uang.

“Ya keberadaan mereka memang harus segera ditertibkan, mengingat jumlah mereka tidak menutup kemungkinan terus bertambah, untuk memanfaatkan momentum Ramadan hingga Idul Fitri mendatang,” ujarnya dengan nada sedikit mengeluh. (ric)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts