Palembang, Sumselupdate.com – Keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengembangkan Pulau Maspari menjadi salah satu destinasi wisata bahari dan pusat budidaya perikanan nampaknya tidak main-main, hal itu ditandai dengan pembahasan penyusunan master plan Pulau Maspari yang dipimpin Wakil Gubernur Ir H Mawardi Yahaya, Kamis (14/11/2019).
Dalam rapat yang dihadiri berbagai unsur terkait tersebut, Mawardi menyebut, Pemprov sangat mendukung rencana pembangunan Pulau Maspari sebagai pusat pengembangan kepariwisataan dan pengembangan pembenihan ikan dan udang.
“Kita yakin, pengembangan Pulau Maspari akan manjadi destinasi pariwisata baru di Sumsel. Apalagi ditunjang fasilitas memadai. Di samping itu di pulau ini nantinya akan dibuat pusat budidaya udang dan ikan laut yang telah mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI,” tegasnya.
Untuk kelancarkan proses penyusunan master plan Pulau Maspari, Wakil Gubernur meminta jajaran OPD terkait untuk memberikan kontribusi, terutama dalam pembangunan sarana akomodasi, seperti cottage, guess house serta beberapa bangunan pendukung lainnya. Termasuk peralatan dalam pengembangan bibit udang serta ikan laut yang diharapkan dapat menjadi salah satu komoditi unggulan warga sekitar dalam peningkatan perekonomian.
“Karena pulau ini masuk dalam kawasan terdepan berbatasan Sumsel dengan Provinsi Bangka Belitung dan Lampung. Pulau Maspari ini akan menjadi icon yang sangat membanggakan bagi warga Sumsel dalam menyedot wisatawan lokal maupun manca negara,” harap Mawardi.
Untuk diketahui, Pulau Maspari terletak di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) atau tepatnya di Desa Sungai Lumpur, Kecamatan Tulung Selapan. Berbagai biota hayati ada di pulau ini, diantaranya penyu. Para pengunjung pulau ini dapat melihat dari dekat bagaimana puluhan induk penyu bertelur dengan membuat lubang di bibir pantai yang berpasir.
Keberadaan pulau ini juga akan menguatkan fakta baru bahwa Sumatera Selatan punya pantai. Secara fisiografis bentang alam Ogan Komering Ilir merupakan dataran rendah dengan rawa-rawa sebagai unsur utamanya. (rel)











