Menristekdikti Larang Perguruan Tinggi Naikkan Uang Kuliah

Kamis, 19 Januari 2017
Uang Kuliah Tunggal (ilustrasi)

Jakarta, Sumselupdate.com – Meski menurut ketentuan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum atau PTNBH berwenang menentukan sendiri besaran uang kuliah tunggal, namaun Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta perguruan tinggi tersebut tidak menaikkan uang kuliah tunggal (UKT) tahun ini.

“Berdasarkan peraturan pemerintah, menteri tidak perlu ikut campur menentukan besaran uang kuliah untuk PTNBH. Tapi semua universitas yang termasuk PTNBH bertanggung jawab pada menteri,” kata Nasir di Jakarta, dilansir ANTARA, Kamis (19/1).

Read More

“Kami meminta agar PTNBH untuk tidak menaikkan UKT, mengingat harga-harga kebutuhan pokok pada saat ini juga naik,” katanya.

Dia pun berharap pengelola perguruan tinggi memperhatikan kemampuan masyarakat. Menteri meminta mereka tidak membebani masyarakat dengan menaikkan uang kuliah.

Saat ini tercatat ada 11 PTNBH, yakni Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Sebelumnya diketahui, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati, menyatakan universitas ini akan mengkoreksi besaran uang kuliah tunggalnya.

“Terutama UKT yang kategori 6. Untuk kategori 6, katakan yang paling mahal bayarnya 15 juta per semester. Tapi itu disamakan untuk orangtua yang penghasilannya Rp10 juta per bulan,” kata Dwikorita.

Di sini masalah pun muncul ketika ada orangtua yang merasa mendapat perlakuan tidak adil karena mereka yang penghasilannya Rp10 juta per bulan digolongkan bersama dengan konglomerat berpenghasilan ratusan juta per bulan. Atas dasar itu, UGM akan mengoreksi uang kuliah tunggalnya. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts