Mengejutkan, Pelaku Pemalakan Sopir Truk di Palembang Sebut Ada 4 Kelompok dan Miliki Panglima

Okta, tersangka pemalakan

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Pengakuan mengejutkan dari Okta Kurniawan (26) pelaku pemalakan sopir truj di depan Pintu Tol Palembang-Inderalaya (Palindra) di Jakabaring Palembang.

Bacaan Lainnya

Menurut Okta Kurniawan, ada empat kelompok yang kerap beraksi di beberapa wilayah di Palembang. Dalam beraksi, keempat kelompok ini memiliki sosok ‘panglima’ atau ‘bos’ kelompok pemalak.

Berikut beberapa fakta yang disampaikan Okta kepada Sumselupdate.com:

Mengenali pelaku yang videonya viral di IG

Dalam pengakuannya, Okta menyebut jika pelaku pemalakan sopir truk asal Lampung yang dipinta uang oleh seorang pria yang videonya viral di Instagram adalah inisial R. Komplotan R dalam melakukan aksinya berjumlah tiga orang.

“Itu rombongan R pak. Mereka selalu bertiga melakukan aksinya. Kadang malam hari, kadang siang hari,” ujar Okta kepada wartawan Sumselupdate.com, Kamis(19/11/2020).

View this post on Instagram

A post shared by PALEMBANG REPOST (@plg_repost)

 

Empat Kelompok Pemalak

Okta menyebutkan, di daerah Kramasan, Jakabaring hingga kawasan Pintu Tol Palindra, setidaknya ada empat kelompok pemalak yang kerap beroperasi. Target utama dari komplotan ini ialah sopir truk.

“Disana ada empat kelompok. Ada yang isinya 4 orang dalam satu kelompok, ada yang tiga orang. Nah Rio itu kelompok yang tiga orang,” jelas Okta.

Memiliki Panglima atau Bos

Fakta lain yang disebutkan oleh Okta, kelompok pemalak tersebut ternyata memiliki panglima atau bos. Panglima ini diangkat oleh kelompok pemalak. Okta menyebut, jika panglima kelompok pemalak itu memiliki keterbatasan fisik atau cacat.

Diminta Menyerahkan Diri

Okta juga meminta kepada temannya yang DPO dan kelompok lain agar dapat menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Hal ini juga disampaikan Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi.

Dirinya menegaskan kepada pelaku pemalakkan baik yang belum tertangkap dan DPO agar menyerahkan diri.

“Kita sudah tahu keberadaan kalian dan memetakannya. Kita himbau kepada kalian untuk menyerah atau akan kita ambil tindakkan tegas dan terukur,” tegasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.