Melawan Saat Disergap Aparat, Perampok Sadis Tersungkur Didor

Sabtu, 29 Oktober 2016
Arpan, pelaku perampokan sadis diamankan di Polres Mura. Tersangka ditembak di bagian kaki kiri lantaran melakukan perlawanan saat disergap aparat.

Muarabeliti, Sumselupdate.com – Satu dari empat pelaku perampokan sadis yang tidak segan-segan melukai korbannya, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan di kaki bagian kiri.

Tindakan tegas diambil terhadap tersangka Arpan alias Pon (20), warga Desa Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut, Kabupaten Mura lantaran melakukan perlawanan saat ditangkap petugas, Jumat (28/10/2016), sekitar pukul ‎19.30.

Read More

Tersangka ditangkap berdasarkan berdasarkan LP/B-95/IX/2015 tanggal 25 September 2015, Ririn Ekowati warga Kecamatan Jayaloka.

Informasi menyebutkan tindakan pencurian dengan kekerasan dilakukan  pelaku pada Kamis, 24 September 2015 sekitar pukul  13.00 di Jalan poros Pal V, Desa Lubuk Besar, Kecamatan. TPK, Kabupaten Mura.

Pelaku bersama temannya masing-masing Hermanto alias Heng (Berkas P21), ‎Pon dan Ngiming alias Ngit menghadang korban dan mengancam dengan senjata tajam jenis golok dan kayu karet bulat.

Melihat keempat pelaku korban langsung ketakutan. Lalu  ketiga pelaku mengambil secara paksa satu unit sepeda  motor Honda Scoopy warna hitam BG 6626 HW.

Selain mengambil sepeda motor pelaku juga mengambil satu buah tas berisikan  1 lembar kartu keluarga, 1 buahh sim C, 1 lembar STNK ,  KTP dan uang sebesar Rp. 500 ribu, 1 unit hp evercoss warna hitam, 1 buah tab advan warna putih dan ditaksir korban mengalami kerugian sebesar Rp8,8 juta.

Kapolres Mura AKBP Hari Brata, melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Tri Sopa mengatakan penangkapan pelaku bermula dari aparat mendapat informasi bahwa tersangka sedang berada di rumah Sri warga setempat.

Kemudian anggota dipimpin Bripka Efran Sopyan menuju ke TKP melakukan penangkapan.

Ketika disergap tersangka melawan ‎dengan cara menyerang petugas dan sempat berkelahi dengan salah satu petugas Bripda Pirey Arsyad.

Melihat situasi seperti itu aparat langsung melakukan tembakan peringatan. Tetapi tembakan itu tidak diindahkan tersangka, lalu dilumpuhkan petugas.

“Lalu tersangka dibawa ke Puskesmas Muara Beliti untuk mendapatkan pertolongan medis. Kemudian dibawa ke Polsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ain)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts