Medsos Ladang Penyebaran Hoax Pilkada, Polda Sumsel Siapkan Tim Patroli Cyber

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi.

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com-Menjelang Pilkada Sumatera Selatan (Sumsel) secara serentak 9 Desember 2020, Polda Sumsel mengerahkan Tim Cyber untuk memantau berita hoax atau berita bohong yang berpotensi menimbulkan gejolak di masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi kepada Sumselupdate.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (9/9/2020).

Kombes Pol Supriadi menegaskan, momentum Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), bagi oknum yang tidak bertanggung jawab menyebar berita hoax di media sosial (Medsos).

“Ditengah Covid-19 media sosial menjadi sarana penting bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam menyampaikan visi dan misi kampanye. Namun, perlu adanya aturan yang diikuti, jangan sampai memberitakan secara tidak benar karena akan berurusan dengan kepolisian,” ujar Kombe Pol Supriadi.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar bermedia sosial dengan benar. Walaupun tidak dilarang, namun, ada aturan yang harus diikuti. Jangan sampai berurusan dengan pihak kepolisian.

“Saat ini Polda Sumsel telah memiliki Tim Patroli Cyber, yang cukup bagus dalam memantau dunia media sosial. Kami harap masyarakat atau oknum tertentu tidak memberitakan informasi yang tidak benar, terutama menyangkut nama calon yang bertarung di Pilkada nanti. Kalau tidak mau berurusan dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada konten hoax yang muncul ke media sosial terkait Pilkada, dikarenakan pendaftaran calon baru dilaksanakan.

“Saya yakin kedepan pasti sosial media jadi ladang yang bagus menyebar hoax,” katanya

Terkait pengamanan pada saat Pilkada, kata dia, sudah direncanakan dan Kapolda Sumsel sudah menggelar rapat koordinasi dengan stake holder terkait bersama dengan Polres di Sumsel untuk membicarakan kesiapan Pilkada.

“Kita sudah sampaikan kepada Kapolres, mana saja yang harus dibantu untuk di-backup atau kekurangan personil oleh Polda Sumsel, agar pengamanan dan kenyamanan Pilkada 2020 berjalan dengan lancar,” katanya.

Dari catatan tahun lalu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dan Empat lawang adalah daerah yang menjadi perhatian.

“Tahun ini hanya analisa, sementara Muratara menjadi perhatian penuh dalam pengamanan Pilkada, baik tersebarnya berita hoak ataupun konflik,” tegasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.