Mawardi Yahya: Rakyat yang Menentukan Masa Depan OI, Bukan Kades, Camat Ataupun Bupati

H Mawardi Yahya bersilaturahmi dengan warga Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (25/7/2020).

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sesepuh Ogan Ilir (OI) sekaligus Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mendatangi puluhan warga Desa Talang Pangeran Ilir, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (25/7/2020) untuk bersilahturahmi.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, rakyat harus menentukan masa depan sendiri, bukan kades, camat ataupun Bupati OI saat ini H Ilyas Panji Alam.

Kedatangan Wagub, bersama anaknya AW Noviadi MY dan Ardani yang juga akan mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati 2021-2026.

Pernyataan  tersebut, dikatakannya, di hadapan masyarakat mengingat tidak adanya kemajuan yang terjadi di OI empat tahun belakangan.

Kabupaten OI jangan dibiarkan menjadi tertinggal, harus makin maju, karena rakyat tidak butuh dan perlu untaian kata manis namun perlu kenyataan.

“Rakyatlah yang menentukan masa depan OI, bukan kades,bukan camat, bukan bupati! Namun tangan rakyatlah yang menentukannya. Ke depan empat bulan lagi kita akan memilih pemimpin yang menentukan masa depan OI, lima tahun ke depan. Apakah akan dibiarkan OI seperti ini. Kita harus maju  dibandingkan daerah lainnya. Pemimpin itu  tidak perlu banyak bicara namun punya kebijakan untuk menyejahterakan rakyatnya, jangan memperkaya diri!. Setiap ada kegiatan disuruh orang sokongan (mengumpulkan uang untuk biaya-red), saya tidak pernah begitu dan tidak pernah mengajarkan itu sebagai pejabat!,” tegasnya.

Balon Bupati AW Noviadi MY didampingi Balon Wabup OI Ardani menyatakan siap memimpin OI lima tahun ke depan.

 

Mawardi mengaku sedih dengan keadaan yang terjadi di OI selama empat tahun terakhir.

“Baru hari ini  saya berkomentar, mulai dari Pemulutan Barat. Insya Allah putra saya akan mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wabup yaitu AW Noviadi MY dan Ardani. Mohon doa dan dukungannya. Yang jelas sebagai Wagub tentunya akan membantu OI, ke depan dalam semua bidang, bukan retorika. Anak saya belum jadi bupati saat ini, OI sudah saya bantu, apalagi kalau sudah menjadi Bupati OI. Tidak mungkin ortunya akan memalukan anaknya. Sampaikan salam saya kepada seluruh masyarakat OI, agar dapat menjalankan demokrasi dengan baik,” jelasnya.

Balon Bupati AW Noviadi MY didampingi Balon Wabup OI Ardani mengatakan, OI sudah berumur 10 tahun mulai sejajar dengan kabupaten-kota lainnya yang lebih dahulu lahir.

“Ini jawaban dari Allah SWT, seharusnya di umur 10 tahun pembangunan di OI itu ibarat mobil jalannya ngebut, bukan kempes ban menjadi terhenti. Berbicara tahun ini harusnya meningkatkan perekonomian masyarakat, bukan hanya untuk pembangunan infrastruktur.  Perputaran ekonomi masyarakat suatu hal yang penting, didukung infrastruktur yang ada. Seperti RS, puskesmas, gedung sekolah dan sebagainya. Insya Allah dengan doa dan dukungan masyarakat, saya berpasangan dengan Ardani siap maju dalam Pilkada dan memenangkan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Ayo kita benahi bersama OI ini menjadi lebih maju dan lebih baik lagi,” ajaknya.

Mardiah, warga Desa Talang Pangeran Ilir Kecamatan Pemukutan Barat mengatakan, pemerintah yang saat ini tidak memperhatikan nasib rakyat terutama lansia.

“Kalau dulu zaman Ketua TP PKK Fauziah MY yang merupakan istri dari Wagub Sumsel H Mawardi Yahya para lansia selalu mendapatkan perhatian, mulai dari pembagian makanan bergizi, pembagian mukenah, senam bersama, ceramah agama dan sebagainya. Kalau bupati yang sekarang (Ilyas Panji Alam-red) tidak perhatian seperti itu, jalan saja banyak rusak. Jadi nanti 9 Desember saya pasti memilih AW Noviadi MY-Ardani,” ujarnya.
Selanjutnya kunjungan rombongan dilanjutkan ke Desa Sungai Lebung Ulu Kecamatan Pemulutan Selatan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.