Sekayu, Sumselupdate.com – Selama ini masyarakat Kelurahan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang ingin berobat atau sakit terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Sekayu dengan jarak tempuh 40 KM.
Kendati di Desa tetangga yakni Desa A 6 ada sebuah Puskesmas dengan jarak tempuh 5 Km dan di Desa A1 ada Puskesmas rawat jalan, namun selama ini di Ibukota Kecamatan Keluang itu belum ada puskesmas atau klinik yang melayani rawat inap.
“Kami sangat berharap sekali di wilayah ini (Kelurahan Keluang-red) ada klinik rawat inap. Jadi tak harus jauh-jauh kalau ingin berobat,” kata Anwar Sadri (62), warga Kelurahan Keluang kepada Sumselupdate.com, Rabu (26/10/2016).
Dikatakan Anwar, banyak warga yang mengeluh karena minimnya fasilitas kesehatan di kawasan ini. Kalau pun ada klinik dan dokter, jumlahnya sangat terbatas. Selama ini warga yang berobat hanya mengandalkan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas), itupun hanya buka siang hari saja.
“Masalahnya, kalau ternyata sakitnya komplikasi ya harus dibawa ke rumah sakit. Pilihannya harus ke Kota Sekayu. Jaraknya kan jauh, sehingga butuh biaya tidak sedikit,” lanjut pensiunan guru ini.
Tentunya kalau ada klinik yang melayani rawat inap, bukan hanya warga Kelurahan Keluang saja yang terbantu, masyarakat Desa tetangga pun ikut terbantu, seperti Desa Mekar Sari, Desa Loka Jaya, Desa Supat Barat, Desa Dawas, Desa Tanjung Dalam, Desa Cipta Praja, desa Talang Leban dan lainnya.
Senada diungkapkan Lurah Keluang, Amir Syaripudin, SH, ia menyatakan bahwa selama ini di Kecamatan Keluang belum ada klinik kesehatan yang melayani rawat inap.
“Memang masyarakat berkeinginan untuk di bangun klinik kesehatan/klinik rawat inap kepada pemerintah, tentunya kami sangat mendukung masukan ini dan kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Sebab, masyarakat di wilayah ini sudah sangat membutuhkan,” ujar Amir.
Dijelaskannya, mengenai lahan tidak ada permasalahan karena pemanfaatan lahan eks pasar lama yang luasnya 3.500 meter persegi. (est)











