Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com – Memasuki musim penghujan dan cuaca ekstrim yang diperkirakan berakhir hingga Januari 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam menetapkan Siaga Bencana.
Langkah ini guna mengantisipasi terhadap ancaman bencana alam seperti angin puting beliung, tanah longsor, dan banjir.
Sebagai langkah kongkrit, BPBD Pagaralam membuka posko 24 jam dan menyiapkan logistik, peralatan, dan personel.
“Kami siap berangkat kapan saja setiap saat apabila terjadi bencana. Peralatan, logistik dan personel sudah kita siapkan,” ujar Kepala BPBD Kota Pagaralam, Patriot A Mundra, Kamis (10/12/2020).
Menurut Patriot A Mundra, BPBD Pagaralam saat ini fokus mewaspadai titik rawan bencana alam di tiga kecamatan, yakni Pagaralam Utara, Pagaralam Selatan, dan Kecamatan Dempo Utara.
Dikatakannya, ketiga kecamatan itu masuk rawan bencana alam lantaran masuk daerah perbukitan dan sangat berdekatan dengan Gunung Dempo.
Maka dari itu, dia berpesan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan di masa perubahan cuaca ekstrem.
Di samping masyarakat diimbau untuk tidak panik, patuh, dan disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19.
“Kami meminta kepada masyarakat tetap tenang dan waspada untuk tidak panik. Imbauan ini bisa dijadikan referensi supaya mereka terus siaga dan waspada terutama saat hujan lebat disertai kilat melanda di wilayah rawan longsor,” pungkasnya. (**)











