Jakarta, Sumselupdate.com– Pasca Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) melarang penggunaan Samsung Galaxy Note 7 saat di pesawat, maskapai di Indonesia juga kompak menyampaikan pengumuman serupa.
Seperti dilansir VIVA.co.id., Minggu (11/9), maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan Lion Air telah mengeluarkan larangan penggunaan, pengisian ulang isi baterai dan penyimpanan Samsung Galaxy Note 7 di bagasi. Dikonfirmasi pada Minggu (11/9), ketiga maskapai tersebut sudah merilis pengumuman larangan penggunaan handphone tersebut.
Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar mengatakan telah mengeluarkan imbauan dari FAA tersebut menyusul penarikan kembali (recall) seluruh produk Samsung Galaxy Note 7 karena ada permasalahan pada baterai smartphone tersebut.
Karenanya, Garuda Indonesia secara tegas meminta kepada seluruh penumpang untuk tidak mengoperasikan handphone tersebut selama penerbangan sesuai pemberitahuan resmi FAA mengenai Samsung Galaxy Note 7.
“Oleh karenanya Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk tidak menyalakan, bahkan tidak dalam airplane mode, mengisi atau recharge baterai, maupun memasukkan perangkat ponsel tersebut pada bagasi penumpang,” ujar Benny dalam keterangannya, Minggu (11/9), seraya mengatakan bahwa informasi tersebut telah disosialisasikan secara internal dan kepada penumpang, juga telah memasang imbauan tertulis di konter-konter check-in..
Sementara Sriwijaya Air, lebih awal merilis larangan penggunaan Samsung Galaxy Note 7 di pesawat. Senior Manager Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengatakan, perusahaannya telah menerima pemberitahuan dari FAA pada Kamis lalu dan kemudian ditindaklanjuti secara cepat. Besoknya, Sriwijaya sudah merilis larangan sesuai yang dirilis FAA.
Selanjutnya, maskapai Lion Air juga menjelaskan sudah mengeluarkan larangan penggunaan Galaxy Note 7 per Minggu 11 September 2016. Public Relation Manager Lion Air Andy Saladin mengatakan, pada hari ini perusahaannya sudah memberlakukan dan mempublikasikan informasi larangan Galaxy Note 7 di pesawat Lion Air.
“Ya sudah mulai berlaku hari ini. Kami sedang publish informasinya melalui media sosial kami,” kata Andy.
Sebelumnya diberitakan, problem baterai pada Galaxy Note 7 yang membuat meledak perangkat itu, sampai ke telinga para pengelola otoritas penerbangan. Menyadari potensi munculnya kebakaran perangkat tersebut saat penerbangan, maka FAA mengingatkan penumpang pesawat untuk tidak menggunakan Samsung Galaxy Note 7 dalam penerbangan. Larangan penggunaan tersebut termasuk menghidupkan atau mengisi baterai ponsel Samsung model terbaru itu.
Pengumuman FAA itu kemudian diikuti oleh maskapai dunia. Tercatat beberapa maskapai internasional yang melarang pengisian daya Galaxy Note 7 di pesawat yaitu Etihad Airways, Flydubai, Air Arabia, Singapura Airlines, AirAsia, Qantas, Virgin Australia, Jetsar Airways, SAS Airlines (Skandinavia), dan Air France. (shn)











