Palembang, Sumselupdate.com – Diduga karena masalah tanah persawahan, membuat Caryono (60) warga Makarti, Kabupaten Banyuasin tewas ditembak oleh tujuh tak dikenal yang menghadangnya ketika hendak pulang dari sawah, Minggu (29/1).
Istri Caryono, Rasini (51) saat ditemui di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang mengatakan peristiwa penembakan itu terjadi saat ia dan suaminya hendak pulang dari sawah menggunakan ketek. Lalu, mereka dihadang tujuh orang bertopeng membawa senjata api dan senjata tajam badik.
“Mereka menembak dua kali, satu mengenai dada kanan dan satu lagi mengenai telinga tapi hanya menyerempet. Selama ini keluarga kami tidak ada permasalahan, tidak tahu mengapa tiba-tiba dihadang dan ditembak,” terangnya, Senin (30/1/2017).
Sementara itu, Iwan (33), anak kedua dari Caryono menduga bapaknya tewas ditembak lantaran permasalahan tanah yang mereka kelola, karena menurutnya seminggu lalu ada seseorang yang mengancam bapaknya. “Sepertinya masalah tanah, karena seminggu lalu ada orang mengancam bapak, tapi sudah ada dua pelaku yang ditangkap polisi,” ujarnya.
Disisi lain, Dokter Forensik RS Bhayangkara Kompol Dr Mansuri menerangkan dari hasil pemeriksaan sementara ada dugaan korban meninggal tidak wajar, tapi untuk memastikannya akan dilakukan otopsi terlebih dahulu.
“Permintaan otopsi sudah ada dari penyidik, saat ini belum diketahui apakah di dalam tubuh korban ada proyektil atau tidak,” katanya. (tra)











