Palembang, Sumselupdate.com –Kematian Martin Wahyudi yang menemui ajal setelah terjatuh dari lantai 9 RSRK Charitas Palembang, meninggalkan cerita tersendiri.
Salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya melihat semasa hidupnya Martin Wahyudi sosok pria pendiam.
Almarhum yang selama ini yang rajin membantu orang tuanya menjaga toko ini sering terlihat melamun duduk di depan teras rumah.
“Ya bisa dibilang seperti itu (depresi) tetapi tidak ganggu, hanya duduk saja dan melamun di depan rumah,” katanya saat di rumah duka.
Menurutnya, anak sulung tiga bersaudara ini sempat diajak berobat oleh keluarganya untuk menyembuhkan penyakit yang diderita.
“Sudah sembuh sesudah diajak berobat oleh Pak Romli. Tapi nggak tahu kenapa dia bisa melakukan hal nekat itu. Nggak tau juga, kita nggak boleh suudzon,” katanya.
Romson, adik kandung dari ayah Martin Wahyudi membenarkan kalau almarhum adalah keponakannya.
Dikatakannya, saat ini orangtua Martin berada di rumah karena tak sanggup untuk datang melihat secara langsung. “Dia sudah selesai kuliah,” katanya. (man)











