Mardani Ali Minta DPR RI Respon Cepat Urusan Rakyat

Jumat, 30 Agustus 2024
Mardani Ali Minta DPR RI Respon Cepat Urusan Rakyat

Jakarta, sumselupdate. com- Anggota DPR Mardani Ali menegaskan DPR RI dituntut cepat bertindak, merespon urusan rakyat, dekat dan berpihak pada rakyat.

Memiliki ketajaman substansi dan memiliki kehormatan sesuai kedudukannya. “Sebagaimana dijelasin Ibu Puan Maharani jadilah sebagai anggota dewan yang baik,” ujar Mardani dalam sebuah diskusi di ruangan PPID Gedung DPR Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Read More

Menurut Mardani pembangunan institusi kita tidak berjalan dengan baik, sehingga harus viral dulu. viral Artinya suara rakyat membuat tekanan. Dalam beberapa hal suara rakyat boleh jadi bisa miss leading bisa diarahkan.

Dia berharap ke depan DPR harus punya ke peminatan ya dan kepemilikan itu maknanya no one left behind ya kalau bahasa sederhananya kalau kita naik gunung tiga orang turun cuma dua satu dicuekin apa gimana enggak ratusan orang digunakan untuk mendapatkan yang satu ini .

Nah seperti itu harusnya DPR betul-betul dekat dengan rakyat dan kalau saya mengutip sederhananya kalimat Abu bakar as Siddiq gitu ketika dia akan jadi Khalifah abu bakar as Siddiq itu mengatakan begini orang yang kuat di antara kalian akan jadi orang yang lemah di sisiku tapi orang yang lemah diantara kalian akan menjadi orang yang paling kuat.

Di situ artinya perhatian kepada yang lemah maupun bagus sekali ya harus memihak kepada rakyat ,rakyat dan rakyat. sayangnya untuk kritiknya undang-undang yang pro elit undang-undang Ikn, undang-undang pertambangan, itu undang-undang jalan tol, undang-undang PRT, undang-undang masyarakat adat, yang ngomong terus.

Saya Kang Ujang ini ya tapi saya menyatakan benar karena otot kritik itu harus dikritik bahwa kita belum menempatkan untuk melihat kepada rakyat itu kita harus menyelesaikan 4 masalah perpolitikan kita ,pertama high cost politik mahal akhirnya melahirkan oligarki, politik harus ada yang biayai akhirnya ada interlocking saling menguncinya ,Kang Ujang paling pinter nih jelasin Pilkada saling mengunci gitu kan, Nah terakhir infolutif akhirnya muter di tempat tidak kepada rakyat .

Padahal kalau ini tidak dibongkar kita makin tenggelam dalam middle income traderis karena institusi-institusi kita tidak tidak berjalan dengan baik, ekonomi mudah-mudahan membaik dengan kita memaksa diri catch up jadi anggota oscd semua perangkat OCD itu bisa kita tetapi kita kalau politiknya tidak ikut gitu loh tetap saja kita akan berkubang dalam media income trade country.

Poin 2 ketajaman substansi ,nah ini tidak lain tidak bukan trend-nya kita makin populis ,isu-isunya tidak teknotis tidak ideologis Nah nanti saya sih izin buat teman-teman isu populisnya atau isu yang pokoknya BBM gratis buat rakyat pendidikan gratis buat rakyat , yang gratis buat rakyat itu populer sekali gitu loh itu cocok apa enggak gitu boleh 5 tahun tapi 20 tahun kita akan mendem di bidang itu mendingan buat pendidikan pintar sekali kalau ke luar negeri mencari restoran Indonesia kadang ketemu kadang cuma cerita dulu ada dulu ada, tapi kalau restoran Thailand selalu ada ternyata kita cek memang pemerintah Thailand memberikan subsidi jadi contohnya kalau restoran Thailand ya dia perlu ada bumbu-bumbu yang memang dari countriesnya.

Mah itu subsidi baik itu akan memberikan subsidi buat produk-produk UMKM konsulatnya juga memberikan bantuan untuk nyari tempat yang strategis karena kalau enggak pasti ada beberapa restoran Indonesia tapi pemilik akting juga gitu setnya Indonesia karena memang kalau komplit kurang jadi perlu ada kebijakan yang substantif jangan dan solutif jangan cuma kebijakan yang populis.

Terakhir tentu punya kecepatan dalam bertindak, teman-teman sekalian digitalisasi sudah berjalan tadi melakukan bagus menyebut ada berapa email tapi bukan cuma terima jumlah emailnya responnya apa kalau bahasa teman-teman birokrasi itu impact-nya mana ya bukan cuma sebelum mimpi apa tuh bukan cuma output gitu menjawab output impact-nya apa contohnya apa out kamunya mana tidak itu kita ini politisi suka jauh dari bahasa teknokratis padahal kalau kita tidak efektif efisien produktif kalah dulu kita enggak enggak komplit sama Vietnam sekarang. Vietnam ninggalin kita dulu kita jauh menang ketimbang Kamboja Laos karena Kamboja Laos maju sekali gitu nah sehingga kalau kualitas keputusan politik kita tidak makin efektif efisien produktif bahkan ee sifatnya progresif dan antisipatif ya kemarin rame di dalam aja gitu tiba-tiba engkau udah mutusin DPR pengen ngusulin itu kan konstitusional transaksi bisa hancur itu dan berbahaya itu bahaya sekali itu bersyukur saya tidak ada di tempat itu terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts