Palembang, Sumselupdate.com — Manajemen Sriwijaya FC mengingatkan kepada seluruh pemain ‘Laskar Wong Kito’ agar tidak gegabah dalam menentukan sikap, terkait keputusan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang memboikot seluruh turnamen di Indonesia.
“Saya sudah berbicara kepada pemain, agar dalam kondisi sepakbola Indonesia seperti saat ini, mereka harus cerdas dalam mengambil keputusan,” ucap Manajer SFC, Nasrun Umar ketika ditemui di Satdion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (15/1).
Menurutnya, memilih mogok bermain diturnamen bukanlah solusi yang terbaik. Maka dari itu, dirinya menghimbau kepada pemain agar teruslah bermain sembari berjuang mengembalikan kompetisi di Tanah Air.
“Solusi yang terbaik itu, terus bermain dan teruslah berjuang menghilangkan sanksi FIFA. Dan, saya juga sudah mengatakan dengan Firman, kalau dia mogok anak istrinya mau makan apa?, berjuang boleh, asal jangan mengorbankan segalanya, pemerintah mana rugi, yang rugi pemain sendiri,” jelasnya.
Dirinya optimis, kekisruhan ini segera berakhir, dan kompetisi kasta tertinggi kembali berjalan, mengingat kekacauan sepakbola Indonesia ini sudah menginjak hampir satu tahun.
“Mereka semua harus duduk bersama, membuang ego masing-masing demi kemajauan sepakbola nasional. Hal ini, sudah hampri setahun, jadi smeuanya sudah merasakan dampak jika tidak ada kompetisi,” tuturnya. (den)











