Muratara, Sumselupdate.com – Pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang terlibat dalam 47 kasus, Wandi (33) warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, Senin (3/10/2016) sekitar pukul 01.00 WIB dinihari terpaksa dihadiahi timah panas.
Tersangka dihadiahi timah panas lantaran melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam sehingga melukai tiga anggota polisi. Tersangka meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah sakit.
Informasi yang dihimpun di lapangan, pencurian dengan kekerasan terjadi pada Senin (4/4/2016) silam sekitar pukul 21.30 WIB di Jalinsum Desa Remban Kec Rawas Ulu Kabupaten Muratara yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang laki-laki yang diketauhi dari warga setempat Wandi (tertangkap), Bani (DPO), Rudi (DPO) dengan korban Sarjono.
Saat itu korban bersama istri melintas di TKP mengendarai sepeda motor Honda Vario. Tiba-tiba muncul tiga orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Dan langsung mencabut kunci sepeda motor korban. Lalu mengambil sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp 10 juta.
Kapolres Mura, AKBP Hari Brata melalui Kasat Reskrime, AKP Satria Dwi Darma, mengatakan sebelumnya ia memberi APP kepada anggota buser.
Setelah itu anggota buser melakukan penangkapan terhadap tersangka di jalan Lintas Rupit-Karangdapo tepatnya di Desa Kertasari Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Muratara. Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sedang berada di atas motor dan kemudian dihadang oleh kendaraan anggota.
Anggota Buser langsung turun dari kendaraan dan berusaha menangkap pelaku. Namun pelaku melakukan perlawanan dengan cara mengarahkan pisau ke arah anggota secara membabi buta sehingga mengenai tiga anggota buser.
Setelah melihat ketiga anggota buser terluka, anggota yang lain langsung memberikan tembakan terarah untuk melumpuhkan pelaku. Pelaku meninggal dalam perjalanan ke Rumah Sakit . Sedangkan ketiga anggota buser dibawa ke Rumah Sakit untuk diberikan pertolongan medis.
“Selain itu, terlibat dalam 47 tindak pidana 365 KUHPidana,” jelasnya.
Masih katanya, untuk Anggota yang terluka yakni Aipda Ikhsan Setiawan luka di bagian pelipis mata sebelah kiri dan paha kanan, Brigpol Nairul luka robek di punggung tangan kanan dan telapak tangan kiri, terakhir Brigpol Ferdinand luka robek di antara jari tengah dan jari manis sebelah kanan. (Ain)











