Limbah Pempek Diduga Sudah Mencemari Lingkungan

Warga menunjukkan limbah yang diduga dihasilkan usaha pempek.

Palembang, Sumselupdate.com – Karena diduga sudah masuk ke pemukiman warga, limbah dari sebuah usaha pempek di Jalan Sriwijaya Raya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang diduga sudah mencemari lingkungan.

Hendra Wijaya, warga sekitar mengatakan, ia sudah berulang kali meminta pemilik usaha pempek untuk segera memperbaiki pengolahan limbah. Tapi selama ini tidak pernah ada itikat baik dari pemilik usaha tersebut.

Bacaan Lainnya

“Limbah pempek ini masuk ke tanah kami. Kalau hanya limbah biasa tidak masalah, akibat limbah ini mengeluarkan bau yang tidak sedap,” keluhnya, Selasa (9/5/2017).

Hendra mengaku, ia pernah menutup saluran limbah usaha tersebut agar tidak masuk ke tanahnya. Namun, tidak berapa lama kembali buka. Sehingga, sampai sekarang limbah tersebut tetap mencemari tempatnya.

“Limbahnya sudah mencemari lingkungan kami. Saya harap ada langkah jelas dari pemerintah maupun pihak terkait untuk mengecek pengolahan limbah pempek ini,” tuturnya.

Terpisah, Lurah Karya Jaya Yusli, kepada wartawan mengatakan, ia tidak mengetahui kalau limbah usaha pempek tersebut sudah mencemari lingkungan sekitar. “Kami belum tahu kalau ada pencemaran lingkungan akibat limbah usaha pempek itu,” ucapnya singkat.

Sedangkan, Pengamat Lingkungan Apriadi S Busri mengatakan, semua usaha yang menghasilkan limbah, sudah diatur dalam Undang-undang maupun Peraturan Daerah (Perda).

Misalnya, Usaha Kecil Menengah (UKM), seperti usaha kuliner, ada izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). Namun apapun usahanya, harus ada izin dari pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

“Semua itu agar pengolahan limbah yang dihasilkan sebuah usaha tidak mencemari lingkungan. Jadi tidak bisa sembarangan. Karena kalau tidak demikian akan mengganggu lingkungan sekitar,” paparnya.

Ketua Ikatan Alumni Doktor Ilmu Lingkungan (Ikadil) Unsri ini menilai, banyak dampak negatif jika limbah sebuah usaha tidak dikelola dengan baik. Seperti kerusakan lingkungan, menimbulkan penyakit, tercemarnya air tanah dan lainnya.

“Tentu pihak terkait harus ketat melakukan pengawasan. Jangan sampai lingkungan tempat usaha jadi tercemar, akibat pengolahan limbah tidak dilakukan secara benar,” tandasnya. (ery)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.