Lima Kafe di Eks Lokalisasi Kampung Baru Dirazia, 29 Pengunjung Positif Narkoba!

Writer: - Minggu, 19 Januari 2025
Tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang, Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, dan Satpol Airud, menggelar razia di eks lokalisasi Teratai Putih atau yang dikenal dengan nama Kampung Baru, Minggu (19/1/2025) dinihari.

Palembang, Sumselupdate.com – Tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang, Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, dan Satpol Airud, menggelar razia di eks lokalisasi Teratai Putih atau yang dikenal dengan nama Kampung Baru, Minggu (19/1/2025) dinihari.

Dari giat razia gabungan tersebut, sebanyak 29 pria dan wanita pengunjung kafe di Kampung Baru seperti Batman, Celebes, Golden, FX, dan Star ini dinyatakan positif menggunakan narkoba, usai dilakukan tes urine langsung di lokasi razia.

Read More

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasatres Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Faisal P Manalu mengatakan dari giat razia tersebut, petugas gabungan mendapati barang bukti narkoba jenis pil ekstasi yang ditemukan saat penggeledahan.

“Razia ini menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkoba di Kampung Baru. Lalu kita berhasil mengamankan 29 orang, terdiri dari 22 pria dan 7 wanita. Mereka juga dinyatakan positif narkoba, dan akan direhabilitasi di BNN Sumsel,” terang Kompol Faisal, saat diwawancarai wartawan, Minggu (19/1/2025).

Giat razia gabungan yang dimulai pada pukul 24.00 WIB itu, langsung menyusuri sejumlah tempat hiburan malam yang berada di kawasan Kampung Baru Palembang dengan menyebar ke lima titik lokasi kafe.

Tim gabungan Satres Narkoba Polrestabes Palembang, Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, dan Satpol Airud, menggelar razia di eks lokalisasi Teratai Putih atau yang dikenal dengan nama Kampung Baru, Minggu (19/1/2025) dinihari.

Para pengunjung yang berada di kelima kafe tersebut pun tak berkutik setelah diperiksa satu-per satu oleh petugas gabungan. Lalu mereka dibawa ke warung yang ada di sekitar lokasi untuk dilakukan tes urine.

Urine mereka yang telah dimasukkan botol pun diperiksa menggunakan drug abuse test, sebuah alat pemeriksaan terhadap obat, bahan kimia atau tumbuhan yang bisa disalahgunakan untuk kepentingan medis.

“Setelah ke-29 orang itu dinyatakan positif menggunakan narkoba, mereka semua selanjutnya akan direhabilitasi,” tukasnya.

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts