Palembang, Sumselupdate.com – Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prastijo Utomo menyebut ada 30 jenis kejahatan yang dilaporkan masyarakat.
Empat jenis diantaranya merupakan yang tertinggi selama 2015 dan 2016, yaitu curat (pencurian pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), anirat (penganiayaan dengan pemberatan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
“Ada lima daerah di Sumsel yang tinggi jumlah kasus atau rawan kasus begal, yakni Palembang, Banyuasin, OKI, OKU Timur dan Ogan Ilir,” Prastijo dalam acara coffee morning membahas penanggulangan begal di Sumsel, Selasa (7/2/2017).
Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto dalam sambutannya mengatakan tujuan coffee morning ini untuk bersama-sama memecahkan masalah pencurian dengan pemberatan atau begal yang ada di Sumsel.
“Masyarakat masih belum mau memberikan informasi, bila mengetahui tindak kejahatan. Ini yang harus diberikan pengertian, betapa pentingnya peran masyarakat untuk menanggulangi begal,” ujarnya. (ery)











