LCC Empat Pilar MPR Resmi Dibuka, Ahmad Muzani Sampaikan Lima Pesan Kebangsaan

Writer: - Sabtu, 18 April 2026
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Jawa Timur, Sumselupdate.com – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR Tahun 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak lima kali di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (18/4/2026).

Hadir dalam ajang ini Anggota MPR RI dari Fraksi Gerindra, Dr. H. Anwar Sadad, M.Ag., Anggota MPR RI dari Fraksi PAN, Syaiful Nuri, Gubernur Provinsi Jawa Timur yang diwakili Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Adi Sarono, S.H., M.H., Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur H. Hidayat, S.Ag., M.Si., Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, S.H., M.H., dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M.

Read More

Turut hadir Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Setjen MPR RI, Wachid Nugroho, S.IP., M.A., Kepala Biro Umum Setjen MPR RI, Herry Putra, S.H., dan Kepala Bagian Sekretariat Badan Penganggaran, Fraksi dan Kelompok DPD Setjen MPR RI, Adi Christianto Depparinding, S.IP., M.Si. Juga dihadiri peserta lomba dari sembilan sekolah yang lolos LCC Tingkat Provinsi Jawa Timur, yaitu SMA Negeri 1 Pandaan, SMA Negeri 15 Surabaya, SMA Negeri Jogoroto, SMA Negeri 1 Rogojampi, MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Jember, SMAN 1 Balongpanggang, SMA Negeri 2 Mojokerto, dan SMA Negeri 1 Pacitan.

Ahmad Muzani menegaskan, LCC Empat Pilar MPR bukan sekadar kompetisi menang atau kalah, melainkan wadah untuk melatih keberanian, kemampuan berpikir, dan penguasaan materi kebangsaan.

“Bukan tentang menang, bukan tentang kalah, tetapi tentang keberanian saudara tampil mewakili daerah dan menguasai materi,” ujar Muzani.

Menurut Muani, Indonesia ke depan membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga kreatif, inovatif, berakhlak, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, dia menyampaikan lima pesan penting kepada para peserta.

Pertama, menjadi penjaga Pancasila. Pancasila merupakan fondasi utama bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari keberadaan Indonesia.

Baca juga : MPR Terima Kunjungan Dubes UEA, Bahas Penguatan Kerja Sama Energi dan Ekonomi

“Tanpa Pancasila, tidak ada Indonesia. Tidak ada Indonesia tanpa Pancasila,” tegasnya.
Dia mengingatkan pemahaman terhadap Pancasila tidak cukup sebatas hafalan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

Kedua, menghormati konstitusi dan menjaga demokrasi dengan menjadikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pedoman dalam kehidupan bernegara.
Ketiga, Muzani mengajak generasi muda untuk terus merawat persatuan di tengah keberagaman.

“Kita satu, tapi kita berbeda. Kita berbeda, tapi kita bertujuan untuk satu,” katanya.
Keempat, Muzani berpesan agar para peserta menjadi generasi digital yang berakhlak. Penggunaan teknologi penting, khususnya gawai, secara bijak agar tidak merusak persatuan, melainkan memperkuat kreativitas dan kebersamaan.
Dan, pesan kelima berani bermimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya. Muzani menilai masa SMA sebagai fase penting menuju masa depan lebih besar.
“Berani bermimpi dan berusaha dengan keras adalah kunci untuk meraih masa depan,” jelasnya.

Baca juga : Lokakarya Kelompok DPD di MPR Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pembentukan Karakter Bangsa di Era Digital

Muzani berharap agar tahun 2045 saat Indonesia memasuki usia 100 tahun, para peserta saat ini telah menjadi tokoh-tokoh hebat di berbagai bidang.

Dia juga mengajak seluruh peserta menjadi pribadi bermanfaat, setidaknya bagi lingkungan terdekat.

“Jika tidak bisa memberi manfaat bagi lingkungan, jadilah orang yang bermanfaat bagi keluarga. Jika tidak mampu, minimal jangan merepotkan siapa pun,” pesannya.

Sementara, Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam pesan tertulis menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan LCC Empat Pilar MPR 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur.
Dikatakan, penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda sangat pending.

Khofifah juga mengatakan LCC Empat Pilar merupakan bagian dari investasi ideologis untuk menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.
“Ini adalah investasi ideologis yang sangat penting bagi keberlanjutan bangsa Indonesia,”jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menekankan pentingnya generasi muda memegang peran strategis di tengah tantangan globalisasi, disrupsi teknologi, dan derasnya arus informasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi fondasi utama.

“Empat Pilar Kebangsaan ini bukan sekadar untuk dihafal, tetapi untuk dihidupkan dalam sikap, tindakan, dan setiap keputusan,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui berbagai program, termasuk penguatan pendidikan karakter, literasi digital, serta dialog lintas budaya.

“Kami meyakini bahwa kecerdasan tanpa karakter akan rapuh, sedangkan kecerdasan yang berakar pada nilai kebangsaan akan melahirkan kepemimpinan yang kokoh dan berkelanjutan,” katanya.

LCC Empat Pilar MPR diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, berideologi, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts