Bangkok, Sumselupdate.com – Layanan nomor tunggal panggilan darurat yang diselenggarakan Pemkab Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) atau dikenal dengan nama Muba Siaga 112 meraih medali perak pada ajang Contact Centre World – Asia Pasific (CCW-APAC) 2019, di Hotel JW Marriott Thailand, pada 15-19 Juli.
Penghargaan ini sekaligus sebagai bukti bahwa layanan Muba Siaga 112 telah diakui secara internasional standar operasional prosedur telah sesuai mekanisme yang digunakan. Dengan demikian diharapkan kedepan menjadi referensi bersama dengan OPD lain untuk dapat menjadikan acuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik sesuai standar kelas dunia.
Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP menjelaskan, Tim Dinkominfo Muba hadir di tengah ratusan praktisi layanan pusat panggilan (Contact Centre Service) yang berasal dari berbagai negara Asia Pasifik seperti Thailand, Hongkong, China, Pakistan, Jepang, Malaysia, Philipina, Fiji, Australia, Bangladesh dan Indonesia.
Sinulingga mengatakan, pada ajang itu setiap delegasi diberikan kesempatan untuk tampil mempresentasikan Best Practice Contact Centre Service dihadapan delegasi peserta konferensi lainnya secara bergantian. Tim Dinkominfo Muba mendapat kesempatan presentasi pada kategori Best Practice – Emergency Service Centre, 17 Juli.
“Tim Dinkominfo Muba telah mempresentasikan Layanan Muba Siaga 112 sebagai suatu praktik pemberian layanan pusat panggilan darurat yang terintegrasi tanpa dikenakan biaya telepon (gratis) dan beroperasi selama 24 jam,” ucapnya.
“Petugas selalu stand by untuk menerima panggilan telepon darurat dan akan diteruskan ke perangkat daerah/instansi kerja terkait untuk menangani situasi darurat seperti kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, bencana alam, masalah kesehatan, kekerasaan atas perempuan dan anak, gangguan keamanan, ketertiban umum, dan keadaan darurat lainnya,” jelas Sinulingga.
Keunikan Layanan Muba Siaga 112 ini, Sinulingga melanjutkan, adanya komitmen yang kuat dari Bupati Muba H Dodi Reza Alex yang menginginkan terwujudnya Muba Smart Regency secara bertahap dan berkesinambungan guna mendukung visi Muba Maju Berjaya 2022.
Sebagai langkah awal Muba telah memiliki Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 yang merupakan bagian dari layanan Muba Fast Track dengan tujuan menjadi saluran komunikasi yang dapat menjangkau seluruh masyarakat Muba jika mengalami suatu kondisi darurat, kemudian langsung dapat direspon dengan cepat dan segera ditindaklanjut bersama perangkat daerah/instansi terkait.
Sinulingga menyadari memang bukan sesuatu yang mudah menerapkannya, sebab Kabupaten Muba memiliki luas wilayah 14.477 KM2. “Wilayah yang luas ini mempunyai tantangan tersendiri untuk itu perlu dibangun strategi khusus agar layanan ini tetap berjalan dengan optimal. Oleh karena itu, guna menjaga komitmen terhadap layanan ini telah diundangkan Peraturan Bupati Muba Nomor 71 Tahun 2018,” tegasnya.
Tim Dinkominfo Muba yang mempresentasikan Layanan Muba Siaga 112 mendapat medali perak kategori Best Practice Emergency Service Centre. “Rencananya setelah kembali ke Muba penghargaan tersebut akan diserahkan langsung ke Bupati Muba,” pungkasnya.
Sementara itu, President ContactCenterWorld.com Raj Wadhwani mengatakan banyak manfaat yang didapat dari ajang ini, seperti bertemu praktisi terbaik layanan pusat kontak dari puluhan negara untuk saling berbagi ide, pengalaman dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan serta menjadi jaringan global dan keterlibatan pelanggan yang berasal dari lebih 200 Negara di seluruh dunia.
“Semua yang hadir presentasi pada CCW APAC di Phuket adalah yang terbaik di Asia Pasifik dan merupakan bagian yang terbaik di dunia. Namun bagi yang mendapatkan penghargaan akan berkesempatan mengikuti Konferensi Tingkat Global pada Desember 2019 di Barcelona, Spanyol,” kata Raj Wadhwani. (rel)











