Lapas Perempuan Palembang Gandeng LBH Bima Sakti di Program LCC Ditjenpas Sumsel

Writer: - Kamis, 20 November 2025
Lapas Perempuan Palembang Gandeng LBH Bima Sakti di Program LCC Ditjenpas Sumsel (Sumselupdate.com/ Ist)

Palembang, Sumselupdate.com — Lapas Perempuan Kelas IIA  Palembang gandeng LBH Bima Sakti dalam kesepakatan bersama memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi tahanan hingga warga binaan mereka.

Kesepakatan bersama itu tertuang dalam program besutan Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sumsel yang dinamai Legal Clinic Colaborate (LCC).

Read More

Penadantanganan kerjasama ini langsung antara Kepala Lapas II A Palembang, dan Direktur LBH Bima Sakti, dan disaksikan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sumsel di Hotel Beston Palembang, Kamis (20/11/2025).

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumsel Erwedi Supriyatno menyebut program LCC ini sebagai komitmennya guna memberikan kepastian hukum berkeadilan bagi tiap para tahanan.

Menurutnya program ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan akses serta kualitas layanan hukum bagi warga binaan melalui pendampingan, konsultasi klinik, dan edukasi hukum berkelanjutan.

“Ini terkhusus bagi binaan kita yang kurang mampu, kita memfasilitasi agar ada kepastian hukum bagi tiap warga binaan,” ucap Erwedi

Sederhananya dari sisi kerjasama dengan praktisi hukum guna memfasilitasi para warga binaan terkhusus yang kurang mampu mendapat kepastian hukum atas vonis yang diterimanya.

“Yang kita prioritaskan saat ini bagi binaan yang telah menerima vonis dibawah lima tahun agar dapat mengajukan banding bahkan peninjauan kembali,” ucap

Selain praktisi hukum, Lapas Perempuan Palembang juga menggandeng akademisi dengan Universitas Raden Fatah Palembang.

Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini.

“Ini menjadi penting bagi warga binian dalam menghadapi proses litigasi maupun memahami hak-hak mereka. Melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan para praktisi, kami berharap layanan hukum di lapas semakin komprehensif dan mudah diakses,” tutur Desi.

Dilain pihak, M Novel Suwa SH MM Msi Direktur LBH Bima Sakti yang diwawancarai mengapresiasi berbagai pihak terkhusus Lapas Perempuan Palembang atas jalinan kerjasama tersebut.

Kata Novel LBH Bima Sakti akan hadir untuk memberikan pendampingan hukum yang profesional, mulai dari konsultasi, kajian kasus, hingga upaya hukum lanjutan seperti banding maupun peninjauan kembali.

LBH Bima Sakti melihat program LCC sebagai momentum penting untuk memperkuat perlindungan hak-hak hukum warga binaan.

Melalui kolaborasi dengan Lapas Perempuan Palembang dan dukungan Ditjenpas Sumsel, pihaknya berkomitmen memastikan setiap proses hukum berjalan transparan, sesuai regulasi, dan memberikan harapan baru bagi warga binaan yang tengah memperjuangkan keadilan.

“Kolaborasi ini bukan hanya sekadar MoU, tetapi sebuah gerakan bersama untuk menghadirkan keadilan substantif. Banyak warga binaan yang tidak memahami proses hukum yang mereka jalani, sehingga pendampingan yang terstruktur, edukatif, dan berkesinambungan sangat dibutuhkan,” tambahnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts