LAMA-I & Pemkab Muba Kenalkan Pembangunan Rendah Emisi

Kamis, 20 April 2017
Asisten Bidang Perekonomian Ir Sulaiman Zakariah MT menyampaikan sambutan dalam lokakarya strategi pembangunan rendah emisi, di Meeting Room Hotel Ranggonang, Sekayu, Kamis (20/4/2017).

Sekayu, Sumselupdate.com – Locally Appropriate Mitigation Actions in Indonesia (LAMA-I) dan Pemkab Muba memperkenalkan program aksi mitigasi lokal dari sektor berbasis lahan di Indonesia dalam lokakarya di Meeting Room Hotel Ranggonang, Sekayu, Kamis (20/4/2017).

Kepala Bappeda Muba melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Yuwono Aries ST MT menyampaikan tujuan diselenggarakan kegiatan lokakarya Strategi Pembangunan Rendah Emisi ini yaitu menyampaikan hasil capaian kegiatan LAMA-I yang sudah dilaksanakan di sejak 2013-2017.

Read More

Kemudian menyampaikan hasil capaian dan proses penyusunan aksi mitigasi dalam strategi pembangunan rendah emisi yang sudah dilakukan oleh Pokja Ekonomi Hijau Kabupaten Muba, melakukan diskusi terkait hasil kegiatan LAMA-I di Kabupaten Muba sebagai sumber informasi dalam mengintregasikan rencana pembangunan rendah emisi kedalam RPJMD, RENSTRA dan RENJA.

Kemudian menyiapkan hasil pembelajaran Pokja Kabupaten Muba untuk bisa dibagikan kepada stakeholder dalam cakupan yang lebih luas pada saat lokakarya di tingkat provinsi. Serta bertujuan untuk penyerahan secara simbolis hasil pencapaian kegiatan LAMA-I kepada Pemkab Muba sebagai data dan sumber informasi dalam menyusun kebijakan pembangunan rendah emisi.

Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian, Ir Sulaiman Zakariah MT menyampaikan, dengan latar belakang isu strategis yang disebutkan dalam dokumen RPJMN tahun 2015-2019 sebagaimana telah dijelaskan.

Pemkab Muba ikut berperan aktif dalam upaya penurunan emisi dari sektor berbasis lahan yaitu dengan tersusunnya dokumen strategi pelaksanaan rencana tata guna lahan dalam mendukung rendah emisi di Kabupaten Muba, yang difasilitasi tim LAMA-I.

Tim LAMA-I merupakan gabungan dari beberapa elemen organisasi internasional, seperti The International Center Research In Agroforestry (ICRAF), CCROM, Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) dan Danida International Development Corperation.

“Melalui lokakarya dengan tema hasil dan pencapaian kegiatan LAMA-I di Kabupaten Muba 2013- 2017 ini diharapkan, pencapaian kegiatan yang sudah dilakukan Pokja bisa menjadi informasi berguna bagi pemda dalam melaksanakan program yang terkai,” paparnya.

Serta dengan mitigasi perubahan iklim dan ekonomi hijau, rencana aksi mitigasi yang sudah dirumuskan dan direkomendasikan dapat diimplementasikan oleh pemda dalam upaya mewujudkan pembangunan rendah emisi khusunya berbasis lahan.

“Adanya dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Muba dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program rencana,” jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan Sulaiman, bahwa Pemkab Muba mengucapkan terimakasih kepada tim LAMA-I yang selama hampir empat tahun ini memfasilitasi proses penyusunan dokumen strategi pelaksanaan rencana tata guna lahan dalam mendukung pembangunan rendah emisi di Kabupaten Muba.

Diantaranya adalah lokakarya, peningkatan kapasitas, diskusi terfokus, penerapan metodologi dalam rangka penyususnan dokumen aksi mitigasi, memfasilitasi pertemuan tingkat pengambil keputusan atau kebijakan, agar rencana aksi yang sudah diidentifikasi dapat ditindalanjuti ke dalam penyususnan kebijakan daerah. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts