Palembang, Sumselupdate.com– Cawapres pendamping Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, berkesempatan menyambangi warga Palembang di sejumlah titik, Selasa (18/9/2018).
Saat bersilaturahmi dengan warga di kediaman Kesultanan Palembang Darussalam Sultan H. Iskandar, Jalan Torpedo Sekip, Palembang, Sandiaga menyampaikan pesan Prabowo kepada seluruh masyarakat Palembang untuk selalau bersatu padu dan menjaga ukhuwah islamiyah dan wathaniyah.
Menurutnya, dengan suasana yang sejuk, ke depan insya Allah mulai dari Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia yang baldatun thayibatun warabbun ghofur bisa tercipta.
“Saya juga akan menyampaikan pesan bahwa banyak kekhawatiran karena isu ke depan adalah tentang ekonomi. Insya Allah Pak Prabowo dan saya bisa membenahi ekonomi kita, kita buka lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Sandiaga di hadapan pengurus Parpol koalisi, relawan dan warga yang memadati jalan di sekitar rumah kesultanan.
Dia menambahkan, saat ini harga-harga komoditas sedang anjlok. Menurutnya, jika bangsa ini memiliki pemerintahan yang kuat maka harga bahan pokok dipastikan bisa lebih terjangkau.
“Ibu-ibu, emak-emak. Semangat. Harga-harga naik atau turun. Gabah mahal atau murah. Komoditas hasil petani murah. Sayang, mestinya dolar meningkatkan pendpatan kita tetapi belum berhasil meningkatkan pendapatan kita,” tegasnya.
Untuk itu, dia berpesan agar masyarakat tetap semangat dalam menghadapi situasi tersebut.
Pada 2019 nanti, sambungnya, jika Prabowo – Sandiaga diberi amanah maka mereka bekerja dan berkinerja untuk membawa perubahan yang lebih baik.
“insya Allah kita bekerja dan berkinerja dengan menciptakan suatu suasana yang kondusif sehingga kesejukan terjadi dan pemerintahan baru nanti adalah pemerintahan yang kuat. Pemerintahan yang berpihak kepada rakyat, pemerintahan yang menciptakan lapangan kerja, juga peduli kepada UKM, terhadap ibu-ibu, terhadap emak-emak dan terhadap milenial,” pungkasnya.
Usai bersilaturahmi dengan warga di kediaman Kesultanan Palembang Darussalam, Sandiaga selanjutnya menyapa warga di Pasar 10 Ulu, kemudian menyampaikan kuliah umum di kampus Universitas Muhammadiyah Palembang, bertemu ulama Sumsel dan dialog dengan santri di Ponpes Izzatuna, serta bertemu komunitas pelaku wirausaha milenial dan KAMI BERANI di Taman Kambang Iwak Palembang. (shn)











