Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melakukan perubahan pendekatan dalam menangani tugas penegakan peraturan daerah (perda).
Kini Muba melalui Pol PP membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pamong Simpatik Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Muba. Pamong Simpatik ini dikukuhkan oleh Plt Bupati Muba David BJ Siregar di Auditorium Pemkab Muba, Kamis (17/11/2016).
Pengukuhan tersebut disaksikan di antaranya Sekretaris Daerah Muba Drs H Sohan Majid, MM, Asisten I Setda Muba Ir H Rusli, SP, MM, perwakilan dari Kodim 0401 Muba, Polres Muba, Kajari Sekayu, Pengadilan Agama dan SKPD Muba serta Satgas Pamong Simpatik Penegak Perda Muba.
David BJ Siregar dalam sambutannya berharap sinergitas dari seluruh anggota tim yang baru dibentuk tersebut akan membawa penegakan produk hukum daerah ke tingkat yang lebih tinggi lagi, sehingga mampu mendukung berbagai kebijakan pemerintah daerah di berbagai bidang.
“Ini menjadi suatu terobosan baru bagi Kabupaten Musi Banyuasin dalam upaya penegakan suatu produk peraturan Bumi Serasan Sekate. Karena bagi masyarakat dan badan hukum termasuk perusahaan daerah harus benar-benar mematuhi apa yang menjadi peraturan di Kabupaten Musi Banyuasin,” ujar David BJ Siregar.
Dia berharap, dapat menumbuhkan kesadaran aparatur, masyarakat dan badan hukum termasuk perusahaan untuk mematuhi dan mentaati Perda di Muba guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor sesuai dengan Perda Muba.
Tentunya tugas di lapangan harus berkoordinasi, harus jadi pamong karena pengayom, ciptakan situasi yang persuatif bukan aktif.
“Kami menginginkan agar Satgas penegak peraturan daerah ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh instansi sebagai penunjang pelaksanaan peraturan daerah, bisa merubah opini masyarakat selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Muba Jonni Martohonan AP MM dalam kesempatan sama menambahkan, Satgas Pamong Simpatik yang dilantik berjumlah 51 orang, terdiri dari 11 orang berasal dari instansi dan 40 orang dari Pol PP Muba.
“Setelah pengukuhan ini kita akan melakukan gerakan sebagai uji coba satgas ini,” pungkas Jonni. (est)











