Krishna Murti Dianggap Terlalu Muda Menjadi Wakapolda, Mutasi Bukan Terkait Kasus Wanita

Kombes Krishna Murti

Jakarta, Sumselupdate.com – Mabes Polri mencopot jabatan yang diemban Kombes Krishna Murti  sebagai Wakapolda Lampung.

Krishna Murti menduduki posisi baru sebagai Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri. Mabes Polri menjelaskan bahwa mutasi tersebut tidak ada kaitannya dengan isu Krishna Murti soal wanita.

Bacaan Lainnya

“Mutasi ini tidak ada kaitannya dengan isu Pak Krishna,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar kepada detikcom, Sabtu (24/9/2016).

Boy mengatakan, ada dua hal yang mendasari Krishna dimutasi. Salah satunya terkait posisi Krishna saat ini sebagai Wakil Kepala Polda Lampung. Polda Lampung sendiri sudah berubah tipe jadi Polda tipe A.

“Berkaitan dengan Polda Lampung saat ini kan berubah tipe A, wakapolda akan diisi dengan pejabat Polri bintang satu,” imbuh Boy.

Krishna dianggap terlalu muda untuk mendapatkan posisi tersebut.

“Dari hasil penilaian wanjak, Pak Krishna dari angkatan 91, masih dinilai junior kemudian diberikan kepada yang lebih senior,” jelasnya.

Kedua, Polri dalam waktu dekat akan menjadi tuan rumah dalam sidang interpol di Bali. Krishna sebagai orang yang berpengalaman di situ, sangat dibutuhkan untuk mensukseskan jalannya sidang interpol tersebut.

“Yang kedua sebagai tuan rumah sidang interpol mendatang, Polri perlu tenaga yang pengalaman di luar negeri. Dengan keberadan Pak Krishna di Hubinter akan sangat mendukung untuk suksesnya sidang interpol,” paparnya.

Sidang Umum Interpol ini akan digelar di Bali pada tanggal 7-10 November 2016 mendatang. Sidang yang ke-85 ini akan dihadiri oleh 190 negara.

Sebagaimana diketahui, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya ini sebelumnya memang bertugas di Hubinter. Krishna juga pernah berkarier di Markas PBB, New York selama beberapa tahun.

Disinggung mengenai penyelidikan atas dugaan penganiayaan terhadap teman wanitanya dan keberadaan anak di luar pernikahan, Boy mengatakan saat ini penyelidikan internal atas dua laporan itu tetap berjalan.

“Saat ini masih bersifat pengumpulan data,” jelas dia kepada Liputan6.com.

Dalam surat telegram ST: 2325/IX/2016 tertangal 23 September 2016, Krishna Murti ditempatkan sbg Kepala Bagaian Kembangtas Divhubinter. Posisi Wakapolda selanjutnya diisi oleh Kombes Bonafius Tamfoi yang menjabat Seslem Sespim Polri. (hyd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.