Korban Tabrak Lari di Simpang Charitas Palembang Ternyata Memiliki Firasat Sebelum Meninggal

Abdul Hamid hingga saat ini terus mengalami demam tak kunjung sembuh pasca-kecelakaan yang menewaskan anaknya Hirsan, Minggu (27/11/2021).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kecelakaan lalu lintas tragis yang menewaskan Hirsan (49), warga Dusun II, Kelurahan Paldas, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin di Simpang Empat Charitas di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Jumat (12/11/2021) pukul 01.49 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Read More

Tak hanya istri korban Lili Suryani (39) yang hingga kini belum percaya jika suami tercintanya pergi untuk selama-lamanya meninggalkan ketiga buah hatinya.

Akan tetapi ayahanda Hirsan, Abdul Hamid (79) hingga saat ini terus mengalami demam tak kunjung sembuh.

Tim Sumselupdate.com berkesempatan bertemu secara langsung pihak keluarga dari almahum Hirsan.

Ditemui di kediamannya di wilayah Kecamatan Kemuning Palembang, Minggu (28/11/2021), Abdul Hamid mengaku mengalami sakit demam yang tak kunjung sembuh.

Dirinya mengaku sebelum kejadian anak keduanya tersebut sempat bercerita kepadanya jika memiliki firasat tak enak.

Foto almarhum Hirsan, korban tabrak lari di Simpang RS Charitas, bersama istri.

“Sebelum kejadian dia sempat ketemu aku, ngomong ado firasat dak lemak,” ujarnya kepada Sumselupdate.com.

Ia pun terdiam mendengar pernyataan anaknya tersebut. Tidak hanya itu pasca-musibah kecelakaan tersebut, Abdul Hamid mengalami demam tak kunjung sembuh padahal sering pergi berobat ke dokter.

“Setelah kejadian, aku ni sakit demam sampe sekarang tidak tau kenapa,” ungkapnya.

Abdul Hamid berharap pelaku dapat menyerahkan diri dan bertemu keluarga anaknya yang ditinggalkan.

“Kalu kami dak nak nuntut macem-macem. Pelakunyo dapat menyerahkan diri dan ketemu keluarga kami be sudah,” ungkapnya dengan nada sedih.

Sementara itu, istri almarhum Hirsan, Lili Suryani menuturkan dirinya segera menggantikan peran suami sebagai pedagang buah.

“Insya Allah kagek (nanti) kito yang berjualan buah. Tapi untuk saat ini belum,” ujar dia singkat.

Lili menceritakan, jika selama ini sang suami bekerja sebagai pedagang buah di salah satu pasar di Kecamatan Kemuning Palembang.

“Saat itu suami aku mau pergi ke Pasar Induk Jakabaring, nak beli buah. Perginya pagi pukul 01.00 WIB. Terus ada teman hubungi, memberitahu kalau mengalami kecelakaan,” ungkap Lili, Minggu (28/11/2021).

Kemudian ia bergegas melihat suaminya yang saat itu telah dibawa ke RS Mohammad Hoesin Palembang.

“Suami aku mengalami luka di bagian kepala dan pundak. Jenazah kami bawa ke Kabupaten PALI untuk dikebumikan,” jelasnya.

Lili Suryani menuturkan, suaminya tersebut sudah tiga tahun menekuni profesi sebagai pedagang buah. Rutinitasnya setiap hari hanya pergi ke Pasar Induk Jakabaring.

Dari peristiwa tragis ini, Lili berharap, pelaku dapat bertanggungjawab dan menyerahkan diri kepada pihak berwajib.

“Kami berharap jika pelaku melihat pemberitaan ini agar terketuk hatinya menyerahkan diri dan menemui kami keluarga korban,” harapnya.

Sebagaimana diketahui, lakalantas yang merenggut nyawa Hirsan, terekam kamera CCTV.

Dalam lakalantas tersebut sepeda motor milik korban Suzuki nopol BG 3037 NQ ditabrak oleh mobil pribadi yang hingga kini kabur dan dalam pengejaran aparat kepolisian.

Dalam rekaman CCTV terlihat dua sepeda motor berhenti persis di Simpang Empat Charitas dari arah Masjid Agung Palembang menuju ke Jalan Jenderal Sudirman arah Bandara.

Nah, tak berselang lama dari arah belakang sepeda motor tersebut, muncul mobil dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak motor korban.

Istri menunjukkan foto suami semasa hidup.

Nahasnya, usai menghantam dan menyeret motor korban, pengemudi mobil maut tersebut lansung tancap gas menuju ke Jalan Jenderal Sudirman Palembang arah Bandara.

“Kecelakaan lalu lintas tersebut terpantau di Simpang Empat Charitas yang menyebabkan pengendara motor Suzuki tersebut tewas. Korban telah dibawa ke RS Mohammad Hoesin,” kata Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Endro saat dihubungi via telepon, Jumat (12/11/2021).

Ia mengungkapkan bahwa kendaraan milik korban rusak berat dan telah dibawa ke Pos Laka 602 Pakjo. Sedangkan mobil maut masih dalam pengejaran petugas. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.