Kontraktor Wanprestasi, Pemprov Lanjutkan Pembangunan Pasar Cinde dengan Konsep Warisan Sejarah

Sabtu, 18 Juni 2022
Kondisi terkini bekas Pasar Cinde.

Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, akhirnya resmi melakukan pemutusan kontrak pembangunan Pasar Cinde dengan PT Magna Beatum Aldiron Plaza Cinde. Setelah empat tahun mangkrak kini pembangunannya akan diteruskan.

“Sudah putus kontraknya, tinggal nantinya diatur dengan tetap menjadikan Pasar Cinde,” kata Herman Deru.

Read More

Proyek pembangunan Aldiron Plaza Pasar Cinde dengan anggaran Rp 330 miliar dimulai sejak Juni 2018. Pembangunan terakhir dilakukan awal tahun 2020 lalu, saat pengembang melakukan pengecoran tahap pertama lantai dasar.

Namun sejak Pandemi Covid-19, proyek terbengkalai tanpa pekerjaan.

Setelah putusnya kontrak tersebut, Herman Deru pun menegaskan pembangunan akan dilakukan oleh Pemprov dengan menggunakan dana APBD yang dimulai di 2023 mendatang.

“Bekerjasama dengan kota dan menggunakan APBD anggaran 2023, karena baru saya putuskan,” tuturnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Sumsel, Basyarudin Akhmad menjelaskan konsep Pasar Cinde akan mengembalikan warisan sejarah yakni tiang Cendawan dengan mempertahankan bentuknya.

“Juga ada modern dengan pembangunan Sky Bridge LRT untuk menuju ke Pasar Cinde. Serta tempat parkir luas, sehingga bermanfaat sebagai tempat parkir di Kota Palembang,” jelasnya.

Basyarudin menyebutkan direncanakan anggaran pembangunan Pasar Cinde  berkisar Rp 250 miliar. Menurutnya pada lanjutan proyek ini tidak ada pihak ketiga melainkan Pemprov sepenuhnya dengan menggunakan APBD Sumsel.

“Kalkulasi anggaran sampai Rp 250 Miliar gunakan APBD, agar cepat,” tutupnya. (ron)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts