Konjen RI Jeddah Ajak Peserta Gema Ramadhan Syiarkan Ajaran Alquran yang Cinta Damai

Selasa, 27 April 2021
Konjen RI Jeddah, Eko Hartono saat Gema Ramadhan ke-18 yang digelar PCINU Arab Saudi di Masjid Indonesia Jeddah (MIJ). Senin (26/4/2021) malam.

Laporan: Fauzy Chusny 

Jeddah, Sumselupdate.com – Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono, mengajak para peserta Gema Ramadhan ke-18 yang digelar PCINU Arab Saudi turut mensyiarkan ajaran Alquran yang mencintai perdamaian.

Read More

Ajakan itu disampaikan Konjen saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan lomba bertajuk Gema Ramadhan yang kini telah memasuki tahun kedelapan belas.

Gema Ramadan  digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan musabaqah hifzil Quran (MHQ), musabaqah tilawatil Quran (MTQ), lomba azan, dan aksi sosial penggalangan zakat serta penyalurannya kepada para mustahiq.

Acara pembukaan yang berlangsung Senin (26/4/2021) malam  di Masjid Indonesia Jeddah (MIJ) dihadiri oleh sejumlah homestaff KJRI Jeddah, jajaran pengurus PCINU Arab Saudi, pengurus Muslimat PCINU, Kepala Sekolah Indonesia Jeddah dan Mekkah dan perwakilan peserta.

Berfoto bersama usai acara pembukaan Gema Ramadhan ke-18 yang digelar PCINU Arab Saudi di Masjid Indonesia Jeddah (MIJ). Senin (26/4/2021) malam.

Dalam sambutannya, Konjen mengajak para tamu yang hadir dan peserta yang mengkuti pembukaan secara virtual untuk melihat fakta bahwa sebagian masyarakat internasional mempertanyakan apakah benar Islam adalah agama yang membawa ajaran perdamaian.

Sebab, kata Konjen, mereka menyaksikan adanya perilaku dan tindakan yang bertolakbelakang dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin (rahmat bagi alam semesta), sebagaimana yang terkandung dalam kitab sucinya Alquran.

“Mengapa banyak tindakan-tindakan secara universal tidak dapat diterima, apakah itu menabrakkan mobilnya, apakah itu meledakkan dirinya sendiri, apakah menyerang penganut agama lain,” kata Konjen Eko Hartono di sela sambutannya.

Meski demikian, Kepala Perwakilan RI di Jeddah ini meyakini kalangan warga NU tidak pernah setuju dengan tindakan-tindakan yang merusak citra Islam sebagai agama yang mencintai perdamaian.

“PCINU Arab Saudi dengan segala keterbatasannya tetap berkomitmen dengan Alquran sebagai pedoman untuk mendamaikan dunia, menghadirkan Islam yang sejuk sesuai namanya salam, yang berarti perdamaian, bukan perpecahan, bukan permusuhan, bukan kebencian,” imbuh Konjen.

Konjen Eko Hartono juga memberikan masukan agar pelaksanaan lomba dijadikan sarana untuk meningkatkan SDM, yaitu kemampuan membaca, memahami dan mengamalkan Alquran.

“Mari kita meningkatkan lagi, bukan hanya menyelenggarakan, melantunkan, menghafalkan, tapi juga meningkatkan pengamalannya,” pesan Konjen.

Berfoto bersama usai acara pembukaan Gema Ramadhan ke-18 yang digelar PCINU Arab Saudi di Masjid Indonesia Jeddah (MIJ). Senin (26/4/2021) malam.

Konjen Eko Hartono juga menyarakan agar PCINU Arab Saudi mengevaluasi dan melakukan survei terhadap pelaksanaan Gema Ramadan yang kini telah menginjak tahun ke-18, baik dari jumlah peserta, sebaran daerah para peserta dan skala usia, termasuk kualitas penyelenggaraannya.

Mengakhiri sambutannya, Konjen mengapresiasi kebersamaan dan semangat gotong royong yang dibangun Warga Nahdiyyin di mana pun berada.

“Masyarakat di sini sangat guyub dan sangat erat silaturrahminya, tidak saja antarwarga nahdiyyin tapi juga dengan kelompok lain sebagai satu bangsa dan sesama muslim,” pungkasnya. (**)

 

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts