KONI Sumsel Peringatkan Kabupaten/kota Soal Tantangan 2017

Senin, 19 Desember 2016

Baturaja, Sumselupdate.com – Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel), mengingatkan kepada KONI kabupaten/kota menyangkut tantangan besar yang akan dihadapi 2017 mendatang.

Berbagai event akan digelar di 2017, termasuk persiapan menghadapi ajang internasional ASIAN Games 2018, Sumsel akan menjadi tuan rumah bersama DKI Jakarta.

Read More

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I KONI Sumsel Dhennie Zainal pada acara Musyawarah Olahraha KONI Kabupaten OKU ke IV 2016 bertemakan ‘Tingkatkan Profesionalisme, Transparansi dan Akuntable’, yang berlangsung di Gedung SKB Baturaja, Senin (19/12/2016).

“Tahun depan kita akan menyelenggarakan Porprov di Palembang. Kegiatan ini pengambilalihan oleh provinsi, setelah Muaraenim mundur sebagai tuan rumah,” ujar Dhennie.

Menurut dia, hajat besar yang akan diselenggarakan Sumsel, menjadi tanggung jawab semua (kabupaten/kota). Karena, diharapkan pembinaan yang dilakukan daerah bisa menonjol dan prestasinya dapat dindalkan untuk membawa dunia olahraga makin maju.

“Saya yakin, daerah-daerah memiliki cabang olahraga (cabor) andalan. Ini bisa dimaksimalkan, sehingga kemampuan mereka terus terasah dan menjadi andalan kita untuk diterjunkan di setiap ajang kompetisi,” katanya.

Sementara, Asisten I Setda OKU Mirdaili SSTP MSI menharapankan, kepada kepengurusan KONI yang baru menggagas program-program bisa meningkatkan cabor di OKU. Tidaklah mudah membina tanpa visi misi yang jelas dan harus dilakukan berkesinambungan.

“Di Porprov Lubuklinggau lalu memang tidak menonjol, walau tidak tertinggal jauh. Namun, kita punya cabor bisa diandalkan seperti billiard, serta beberapa cabor lain,” ucapnya, sembari mengatakan dalam pembinaan terkendala masalah anggaran. Terlebih dalam dua tahun ini, terus terjadi pemangkasan.

Lanjut Mirdaili, mengenai potensi atlet yang ada di Bumi Sebimbing Sekundang, pihaknya benar-benar memberdayakan putra daerah. Bahkan, dirinya mengklaim untuk mendapat medali, pihaknya tidak melirik ke luar.

Melainkan, memaksimalkan potensi yang ada. “Untuk altet, kami utamankan asli OKU. Tidak lirik-lirik ke luar guna mendapatkan medali,” tandasnya, sembari berharap bisa membawa nama baik OKU, di Sumsel, khususnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts