KONI Sumsel dan Tuan Rumah Mantapkan Kesiapan Porprov 2021

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menggelar Rapat Koordinasi secara virtual dengan 17 KONI kkabupaten/kota di Sumsel.

Palembang, Sumselupdate.com – Guna memantau kesiapan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di OKU Raya, OKU Timur dan OKU Selatan, Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel menggelar Rapat Koordinasi secara virtual dengan 17 KONI kkabupaten/kota di Sumsel, Jumat (26/3/2021)

Rapat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Umum KONI Sumsel Ir Suparman Romans, Wakil Ketua IV Agung Rahmadi, Ketua Harian sekaligus Ketua Pelaksana Porprov H Ahmad Taher, Sekretaris Panitia Solehun dan jajaran pengurus terkait.

Bacaan Lainnya

“Rapat Koordinasi ini adalah untuk memantapkan kesiapan Porprov, terutama di tiga kabupaten selalu tuan rumah. Dan penyamaan visi bahwa Porprov ini merupakan ajang untuk mengukir prestasi pada PON XI Aceh-Sumut ,” ujar Ir Suparman Romans.

Ia menambahkan, KONI Sumsel telah menyiapkan berbagai regulasi termasuk kesiapan administrasi dengan telah menetapkan secara legal formal dengan menunjuk H Ahmad Taher sebagai Ketua Pelaksana Porprov XIII dan Solehun sebagai Sekretaris Pelaksana.

Bahkan untuk menerapkan disiplin, KONI Sumsel juga telah membentuk Tim Kajian dan Tim verifikasi faktual untuk memastikan tak ada jual beli atlet dan droping atlet pada penyelenggaraan pesta olahraga bergengsi ini.

“Termasuk juga melalui Rapat ini, kami ingin melihat kesiapan akomodasi untuk menampung, sarana transportasi dan ketersediaan konsumsi,” jelasnya.

Ketua Pelaksana Porprov XIII H Ahmad Taher mengatakan, hingga akhir Maret ini sebagai batas maksimal jika ada proses mutasi. Sehingga setelah Maret hingga penyelenggaraan Porprov, tidak ada lagi proses mutasi atlet di kabupaten/kota.

“Dan telah kita sepakati bahwa Porprov ini maksimal batasan usia adalah 21 tahun dan Saya minta Binpres untuk diperhatikan,” jelasnya.

Sementara itu dalam dialog rapat virtual tersebut KONI OKU mempertanyakan tentang anggaran, dan ke depan secara teknis akan dibahas tentang bagaimana porsi anggaran baik dari KONI Sumsel dan tiga kabupaten/kota sebagaimana penyelenggara.

Begitu juga dengan OKU Selatan mengaku siap dalam hal opening closing yang akan dipusatkan di Danau Ranau. Sementara untuk venue ada satu yang belum siap yakni venue panjat tebing.

Sedangkan dari KONI OKU Timur beberapa venue telah siap, termasuk venue atletik yang sempat dipertanyakan tidak siap, kini sudah siap. Hanya saja untuk venue voli indoor meminta pihak PBVSI Sumsel untuk ditinjau apakah sesuai dengan aturan. (zal)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.