Martapura, Sumselupdate.com – Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, mengingatkan para Kepala Desa se-Kabupaten OKU Timur agar tidak main-main dalam mengelola Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD).
Hal ini ditegaskannya saat menyerahkan secara simbolis DD dan ADD, di Balai Rakyat Pemkab OKU Timur, Kamis (4/5/2017).
“Pengelolaan dana desa diserahkan kepada desa masing-masing. Pemkab tidak membatasi pembagian persentase alokasi penggunaan. Silahkan disesuaikan kebutuhan desa melalui peraturan desa. Namun, jangan main-main. Ini harus transparan, tepat sasaran dan bernilai lebih bagi masyarakat,” tegasnya.
Dari total 233 Milyar rupiah DD yang bersumber dari APBN dan 20 Milyar rupiah ADD yang bersumber dari APBD tahun 2017 ini, akan diperuntukkan bagi 305 desa definitif dan 20 desa persiapan dalam 20 kecamatan yang ada di OKU Timur.
Dana Desa yang akan dialokasikan pada tahap pertama ini sebesar 60 persen atau sekitar 140 Milyar rupiah dan sisanya sebesar 40 persen akan diserahkan selanjutnya pada bulan Agustus yang akan datang. Sementara untuk ADD dibagi dua tahap yaitu sebesar 70 persen tahap I dan 30 persen tahap II.
“Kebutuhan setiap desa berbeda. Tidak semuanya kembali kepada insfratruktur saja, bisa juga diperuntukkan penggunaannya untuk mendirikan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes,” tambah Kholid.
Tidak hanya itu saja, dalam kesempatan ini Kholid juga menyampaikan di hadapan para kades akan segera membayarkan ADD yang bersumber dari APBD anggaran Tahun 2016 sebesar 30 persen yang belum dibayarkan akan segera menyusul pencairannya.
Tak pelak hal ini membuat para kepala desa yang hadir terlihat sumringah.
Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) OKU Timur, Suhartoyo yang hadir dalam penyerahan ini, dalam sambutannya juga berpesan agar tidak ada manipulasi dan permainan dalam pengelolaan anggaran desa.
“Kami ingatkan, untuk mengikuti aturan yang ada, jangan sampai ada laporan ke saya atau Kejari OKUT terkait penyimpangan pengelolaan anggaran. Karena kalau itu terjadi dan ada temuan, anda akan berurusan dengan kami,” ujarnya mengingatkan. (yul)











