Palembang, Sumseluodate.com – Belakangan ini Dinas Pendidikan Kota Palembang getol terus melakukan ferivikasi data guru SD dan SMP yang masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 2018. Untuk mengatasi hal tersebut agar tak terjadi kesalahan sinkronisasi, maka Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar sosialisasi data Dapodik 2018.
Ratusan Kepala SD/SMP Negeri dan Swasta diberikan pelatihan sosialisasi di aual Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang. Pasalnya Disdik mencatat, masih ada beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam pengisian Dapodik 2017 lalu. Seperti laporan bangunan fisik sekolah yang tidak dengan data pusat.
“Jadi Disdik kota Palembang sengaja mengundang ratusan Kepala SD/SMP Palembang beserta operator, untuk diberikan sebuah pelatihan dapodik, yang mana kegiatan pelatihan ini dilakukan dari tanggal 20 Februari sampai 23 Februari mendatang,” ujar Kasi PGTK SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang Haris Basid Disela-sela acara yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kota Palembang, Selasa (20/2/2018).
Ia berharap, sinkronisasi ini terus dilakukan agar nantinya tak terjadi kesalahan data yang akan berdampak pada data guru. Seperto data tahun lalu, maka di gahun ini harus disinkronkan kembali.
“Kita sudah meminta sekolah untuk selalu mengupdate dan melaporkan dapodik ke sistem online, apalagi dapodik ini dilaporkan secara online, tapi masih ada beberapa sekolah kurang memahami. Oleh karena itu dapodik mereka tidak sinkron,” ujarnya.
Dalam 2018, Disdik selalu mengdakan pelatihan Dapodik, dimana mereka yang hadir diberikan pelatihan cara dan memasukan data valid (benar). Untuk sanksi dapodik yang tidak valid tidak ada, namun bisa berdampak kedepannya.
“Seperti contoh bagi sekolah yang ingin mengusulkan bangunan, tentu saja spesifikasi dan jumlah fisik bangunan harus valid, namun setelah di cek antara di data pusat fisik bangunan tidak sesuai dengan data yang ada di sekolah, dampaknya mereka tidak dapat menerima bantuan dari pihak Pusat, baik itu bantuan bangunan kelas ataupun bantuan mobiler (alat-alat sekolah),” pungkasnya. (sbw)











