Baturaja, Sumselupdate.com – Setelah lima tahun memimpin organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Ahmad Tarmizi mengaku siap melepaskan jabatannya itu, karena ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk berkarya memajukan dunia pendidikan.
“Tak terasa sudah lima tahun saya menjadi Ketua PGRI OKU dan Desember nanti masa jabatan saya akan berakhir. Untuk itu saya mau berpamitan kepada seluruh rekan-rekan semua. Terima kasih atas kerjasama yang telah diberikan selama ini,” kata Asisten III Pemkab OKU itu, saat menghadiri puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di Aula Islamic Center Baturaja, Senin (28/11/2016).
Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan OKU itu, sesuai aturan yang ada pada Desember 2016 nanti akan diselenggarakan konperensi luar biasa yang akab diikuti seluruh pengurus PGRI OKU.
Kegiatan itu kata dia, dilakukan untuk memilih kandidat Ketua PGRI OKU yang baru priode 2016-2021. “Saya tidak akan mencalonkan diri lagi saat pemilihan nanti, karena ingin memberikan kesempatan kepada kader terbaik PGRI OKU untuk ikut bursa pemilihan ketua,” tegasnya.
Untuk itu Tarmizi mengucapkan, permintaan maaf atas segala kekurangan yang dimilikinya selama menjabat Ketua PGRI OKU. “Saya berharap dengan ketua baru nanti, maka PGRI OKU bisa semakin eksis memperjuangkan nasib para guru,” katanya.
Sementara Bupati OKU, Kuryana Azis mengaku, sangat terharu dengan kekompakan dan pengabdian tulus yang telah diberikan seluruh guru guna memajukan dunia pendidikan di Bumi Sebimbing Sekundang.
“Tanpa guru, maka kita bukan siapa-siapa. Tanpa ada guru, maka saya pasti tidak akan bisa jadi Bupati OKU. Melalui momentum HGN ini saya ucapkan selamat ulang tahun bagi seluruh guru. Semoga pengabdian tulus kalian mampu memberikan pencerahan bagi generasi penerus bangsa. Dan mudah-mudahan pemilihan Ketua PGRI OKU Desember nanti bisa berjalan lancar, serta sukses,” pungkasnya. (Yan)











