Ketua DPD RI Dorong Pemda  Pangkas Biaya Logistik

Ketua DPD RI LaNyalla Mattaliti

Tambaloka, sumselupdate.com – Mengawali kunjungan kerja hari pertama di Nusa Tenggara Timur, Ketua DPD RI bertemu Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Kornelius Kodi Mete di rumah jabatan Bupati SBD di Tambaloka, SBD, NTT.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Matalitti didampingi Senator asal NTT,  Asyera Respati Wundalero dan Wakil Ketua Komite II, Bustami Zainudin, mendorong agar Bupati SBD fokus kepada keunggulan di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan.

Read More

“Selain perkebunan, peternakan, kelautan dan perikanan, penting bagi pemerintah daerah fokus kepada sektor yang memiliki unggul komparatif tersebut. Caranya  dengan mengarahkan rencana strategis daerah pada pembangunan ke sektor tersebut,” tutur LaNyalla Senin (22/3/2021).

Yang mesti diperhatikan kata LaNyalla, fasilitasi manajemen distribusi barang, permudah arus logistik barang dan tata kelola supply chain manajemen.

“Sehingga produk tersebut tidak menumpuk di Sumba Barat Daya yang menyebabkan anjloknya harga di saat suplay lebih banyak dari demand. Inilah terobosan dan kerja keras yang harus dilakukan pemimpin di daerah, khususnya daerah di luar Pulau Jawa,” tuturnya.

LaNyall yakin jika biaya logistik murah, dan supply chain management ditata dengan baik,  Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) di daerah akan meningkat. Dan salah satu kunci meningkatkan kemandirian fiskal daerah adalah tingginya angka PDRB. Sebab, tingginya PDRB di suatu daerah berkorelasi dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

“Otomatis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Dan peningkatan PAD sejalan dengan peningkatan Indeks Kemandirian Fiskal,”jelasnya.

Dikatakannya, memetakan dan menganalisa PDRB sangat penting  membantu  kebijakan daerah atau perencanaan. Juga untuk evaluasi hasil pembangunan dan memberikan informasi. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.