Ketua Badar PALI Kritik Harga Pertamax Naik

Ketua Barisan Pemuda Rakyat (Badar) Kabupaten PALI, Dedi Triwijayanto.

PALI, sumselupdate.com Pasca naiknya harga Pertamax oleh Pertamina, dari sebelumnya hanya Rp9.250 kini menjadi Rp12.750  perliter, membuat Ketua Barisan Pemuda Rakyat (Badar) Kabupaten PALI, Dedi Triwijayanto angkat bicara.

Menurutnya, pemerintah sudah sangat keterlaluan dengan menaikkan harga BBM berbarengan dengan kenaikan PPN dari 10 persen ke 11 persen.

Read More

Namun, di sisi lain, ia menilai pemerintah juga bertekuk lutut dengan para kartel minyak goreng.

“Kenaikan harga BBM yang dilakukan tanpa memperhatikan kemampuan daya beli masyarakat dan melihat ekonomi riil dan sosial masyarakat, adalah sebuah kedzaliman dan pelanggaran pada aturan hukum,” tegas Dedi.

Ia menjelaskan, pada pasal 8 UU Migas, dikatakan bahwa pemerintah wajib menjamin ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM yang merupakan komoditas vital dan menguasai hajat hidup orang.

“Artinya rakyat berhak mendapatkan jaminan ketersediaan BBM dengan harga yang adil dan pro rakyat. Mahkamah Konstitusi (MK) juga mempertegas bahwa dalam kegiatan perdagangan BBM yang dimaksudkan untuk memenuhi hajat hidup orang banyak. Pemerintah wajib menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945. Artinya, kebijakan penentuan harga haruslah mengutamakan kepentingan, melindungi, dan mensejahterakan rakyat,” tambahnya.

Dengan kenaikan BBM yang berjamaah dengan beban lain, sambungnya menjadi bukti bahwa pemerintah miskin hati dan menjerumuskan masyarakat untuk miskin berjamaah. (adj) 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.