Baturaja,Sumselupdate.com – Kericuhan pelaksanaan Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kemarin, disinggung Wakil Bupati (Wabup) Johan Anuar saat membuka Seminar Politik yang digelar Laboratorium Politik Lokal dan Otonomi Daerah Prodi Fisip Universitas Baturaja (Unbara), Senin (22/5/2017).
“Kemaren ada kegiatan Muscab salah satu parpol yang batal, karena ada pergolakan atau arogansi,” ujar Wabup di hadapan peserta seminar yang mayoritas adalah mahasiswa.
Wabup memang tidak menyebut nama Parpol mana yang Muscab-nya batal. Namun, dari omongannya yang menyebut salah satu parpol menggelar Muscab kemarin, tentu tak lain adalah partai besutan H Muhaimin Iskandar alias PKB. “Itu menandakan elit, maupun masyarakat belum dewasa dalam berpolitik,” imbuhnya.
Tentu saja menurut Wabup, kejadian tersebut membuat nama kabupaten OKU tercoreng. “Saya tidak enak mendengarnya dan saya prihatin karena ini menyangkut nama OKU. Hari ini pasti masuk diberbagai media,” sebutnya.
Kata Johan, peristiwa kericuhan Muscablub tersebut menandakan bahwa masyarakat OKU masih minim pengetahuannya akan politik. “Yang namanya kompetensi pencalonan ketua parpol, jangan sampai ada gejolak. Tercoreng nama OKU,” katanya.
Untuk itu, Wabup berpesan kepada para mahasiswa untuk dapat mencermati setiap permasalahan politik macam itu. Masyarakat juga, harus diberi pengetahuan agar mereka jangan sampai mereka dibawa para elit melenceng atau membawa nama OKU jadi tidak bagus.
“Jadi selaku mahasiswa, saya sangat berharap dapat sama – sama mensosialisasikan pada masyarakat agar mereka mengerti dan memahami apa makna politik. Jangan sampai kejadian Kemaren itu, terjadi lagi,” tandasnya.
Seminar politik yang digelar Prodi Fisip Unbara itu mengambil tema Pemilu sebagai media aplikasi pendidik politik bagi pemerintahan daerah, parpol, mahasiwa dan masyarakat. Panitia menghadirkan Ketua Bawaslu Sumsel Andika Pranata Jaya S.Sos selaku keynote speaker. (wid)











